KOTA BANDUNG | BBCOM — Dewan Kepengurusan Cabang (DKC) Garda Bangsa Kota Bandung kembali membantu warga yang mengalami kesulitan memperoleh layanan kesehatan akibat terkendala administrasi kepesertaan BPJS Kesehatan.
Kali ini, bantuan diberikan kepada Supriyanto (38), warga Babakan Sari, Kecamatan Kiaracondong, Kota Bandung, yang membutuhkan penanganan medis darurat. Namun, proses pelayanan sempat terkendala lantaran status BPJS Kesehatannya dalam kondisi nonaktif.
Mengetahui kondisi tersebut, Unit Siaga DKC Garda Bangsa Kota Bandung langsung melakukan pendampingan dan membawa pasien ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bandung Kiwari menggunakan ambulans siaga milik organisasi tersebut, Kamis (21/5/2026).
Ketua DKC Garda Bangsa Kota Bandung Asep Mulyana mengatakan, pihaknya berupaya memastikan warga tetap mendapatkan pelayanan kesehatan, terutama bagi masyarakat yang mengalami kendala administrasi.
“Kami ingin memastikan warga tetap mendapatkan hak pelayanan kesehatan. Ketika ada masyarakat yang kesulitan, kami berusaha hadir membantu proses pendampingan sampai pasien mendapatkan penanganan,” kata Asep di RSUD Bandung Kiwari.
Menurut dia, program Universal Health Coverage (UHC) yang diterapkan Pemerintah Kota Bandung memungkinkan warga dengan BPJS nonaktif tetap memperoleh layanan kesehatan melalui skema pembiayaan pemerintah, khususnya untuk perawatan kelas 3.
Karena itu, kata Asep, pihaknya turut membantu proses administrasi agar pelayanan terhadap pasien tidak tertunda.
“Kami mendampingi keluarga pasien dalam proses pengurusan administrasi rumah sakit supaya pasien bisa segera ditangani,” ujarnya.
Selain melakukan pendampingan pasien, DKC Garda Bangsa Kota Bandung juga menyediakan layanan ambulans siaga gratis bagi masyarakat yang membutuhkan bantuan darurat kesehatan.
Asep menyebut operasional layanan sosial tersebut dapat berjalan berkat dukungan berbagai pihak, termasuk Pembina DKC Garda Bangsa Kota Bandung, Haji Mahfudz Sulaiman.
“Dukungan dari pembina menjadi penyemangat bagi kami untuk terus bergerak membantu masyarakat,” katanya.
Sementara itu, keluarga pasien mengaku terbantu dengan pendampingan yang diberikan Garda Bangsa. Perwakilan keluarga, Elvin Yos, mengatakan bantuan ambulans dan pengawalan administrasi sangat membantu proses penanganan pasien.
“Kami sangat berterima kasih karena keluarga kami bisa cepat mendapatkan penanganan di rumah sakit,” ujar Elvin.
Aksi sosial tersebut menambah daftar kegiatan kemanusiaan yang dilakukan DKC Garda Bangsa Kota Bandung dalam membantu masyarakat memperoleh akses layanan kesehatan. (Enyos)















