oleh

Tim Res Narkoba Polres Lahat Tangkap Terduga Pengedar Ganja Dipasar Bawah

KAB LAHAT | BBCOM | Berdasarkan Informasi dari masyarakat didaerah pasar bawah diduga sering terjadinya transaksi narkotika jenis ganja, kemudian petugas melakukan lidik, setelah diketahui sasaran orang yang dimaksud dan tempat sasaran sudah diketahui.

Pada hari Minggu tanggal 31 Oktober 2021 sekira jam 22.30 Wib anggota Polres Lahat melakukan tangkap tangan terhadap seseorang inisial SS yang diduga pengedar daun kering jenis ganja. Saat dilakukan penangkapan tersangka sedang berada dirumahnya di Gamg H. Syarif Pasar Bawah kelurahan Pasar Bawah kecamatan lahat kabupaten Lahat.

Pada saat dilakukan pemeriksaan petugas menemukan barang bukti berupa 1 (satu) batang sisa hisap diduga narkotika jenis ganja di asbak rokok ruang tamu, 1 (satu) batang sisa hisap diduga narkotika jenis ganja ditemukan dilantai ruang tamu rumah Tsk.

BACA JUGA  Pemerintah Minta Waspada Pedagang Ugal-ugal

Lalu dilanjutkan pencarian barang bukti dikamar tersangka didapatkan barang bukti berupa 1 (satu) paket sedang daun kering terbungkus kertas diduga narkotika jenis ganja dan 2 (dua) paket kecil daun kering terbungkus kertas diduga narkotika jenis ganja didalam 1 (satu) buah jaket warna abu abu yang tergantung didalam kamar, 1 (satu) bungkus kertas papier ditemukan didalam 1 (satu) buah kotak rokok merk Surya dan 2 (dua) bungkus kecil biji bijian diduga narkotika jenis ganja ditemukan didalam 1 (satu) buah kotak merk Green Tea, 1 (satu) bungkus kecil biji bijian ditemukan dilantai didalam kamar Tsk dan diakui oleh Tsk barang bukti yang ditemukan petugas polisi adalah miliknya yang di dapat dengan cara membeli kepada sdr. BM (DPO), 50 thn, asal Palembang yang akan dijual kembali.

BACA JUGA  Kades: "Pusing, Oknum Caleg Mesum Dengan Wanita yang Sudah Menikah"

Kapolres Lahat AKBP Achmad Gusti Hartono SIK mengatakan untuk tersangka DPO masih dalam penyelidikan dan kan segera kita tangkap, katanya.

Selanjutnya Tersangka dan barang bukti dibawa ke Polres Lahat untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. (hms/dbs)

Komentar