BANDUNG BARAT | BBCOM – Sebagaimana disyaratkan oleh pemerintah, ketersediaan gerai dan gudang merupakan infrastruktur dasar yang harus ada untuk bisa beroperasinya Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih dalam upaya memperkuat ekonomi desa. Namun dalam hal ini belum semua desa/kelurahan bisa membangun gerai dan gudang karena persoalan ketersediaan lahan yang bisa dijadikan lokasi bagunan gerai dan gudang.
Namun begitu, pihak desa/kelurahan senantiasa berusaha keras untuk bisa membangun gerai dan gudang sehingga amanat untuk segera mengoperasikan Koperasi Merah Putih bisa segera dilaksanakan. Salah satu desa yang saat ini tengah menyelesaikan bangunan gerai dan gudang adalah Desa Pasirhalang, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat. Dari pantauan di lapangan, gerai dan gudang dalam proses pembangunan saat ini sudah mencapai kondisi 80 %.

Gerai dan gudang yang tengah dibangun lokasinya cukup strategis berada pas di pinggr jalan utama hanya sekitar beberapa meter dari kantor desa. “Hal ini nantinya akan memudahkan masyarakat sekitar untuk berbelanja di koperasi karena jaraknya sanbat berdekatan dengan kantor desa,” kata Kepala Desa Pasirhalang, Soleh Muslihat ketika ditemui di kantornya beberapa waktu lalu.
“Kalau bangunan gerai dan gudang sudah selesai, maka pengurus koperasi akan segera bergerak menjalankan koperasi karena memang sudah dibutuhkan oleh masyarakat. Urusan pengadaan barang komoditas sepenuhnya menjadikewenangan pengurus koperasi, dalam hal ini kepala desa hanya memberikan saran dan pengawasan, dan saya percaya bahwa pengurus koperasi nantinya akan mampu menjalankan koperasi sesuai ketentuan dan amanat pemerintah,” paparSoleh.
Dijelaskannya, pengadaan barang diantaranya sembako, obat obatan dan gas, pengurus koperasi yang belanja yang modalnya pinjaman dari bank Himbara. Namun dalam pengadaannya tetap mentaaati aturan, artinya barang barang untuk koperasi pengadaannya melalui mitra yang ditunjuk oleh pemerintah. Dengan demikian belanja barang untuk koperasi tidak bisa belanja dari mana saja.
“Nantinya barang barang yang dijual di koperasi pastinya akan lebih murah karena disubsidi pemerintah. Karena harganya lebih rendah maka akan membantu daya beli masyarakat bahkan warung warung sekitar bisa berbelanjabarang kebutuhan di koperasi untuk dijual kembali”, pungkas Soleh (teddy)















