oleh

Babinsa Koramil Gununghalu Ikut Melestarikan Seni dan Buday Lokal

Kab.Bandung Barat | BBCOM – Serda Asep Tajudin Hasan Babinsa Koramil 0903/Gununghalu selalu aktif menyemangati tokoh-tokoh seni dan budaya yang ada di wilayah Kec.Gununghalu, untuk menularkan ilmunya kepada generasi penerus yang ada, supaya seni dan budaya lokal tetap lestari dan terjaga, seperti pada hari ini Sabtu (26/12/2020)

Asep hadir di Paguron silat “Pusaka Sinar Harapan” yang berlokasi di Kampung Babakan RT 03/RW 03 Desa Gununghalu Kecamatan Gununghalu Kab.Bandung Barat.

Saat diwawancara, yang di dampingi oleh ketua Paguron silat Pusaka Sinar Harapan Bapak Ikin Sodikin, Asep Menuturkan, bahwa dirinya sebagai Babinsa Merasa mempunyai tanggung jawab untuk ikut melestarikan seni dan budaya lokal, Asep menyemangati para tokoh seni yang masih ada, supaya mau menularkan ilmunya kepada adek-adek kita sebagai generasi penerus, supaya ada yang meneruskan dan melestarikan seni dan budaya lokal tersebut, siapa lagi kalau bukan kita.

BACA JUGA  Kodim 0609/Cimahi Tinjau Lokasi BSMSS Diwilayah Desa Bunijaya Kecamatan Gununghalu.

Asep menambahkan, sebagai Babinsa yang merupakan ujung tombak TNI harus selalu dekat dengan rakyat, sesuai Motto TNI bersama rakyat TNI kuat, tugas Babinsa cukup berat, membina warga masyarakat di Desa binaan, supaya terjalin persatuan dan kesatuan, gotong royong, diantaranya pembinaan dan pendekatan kepada masyarakat melalui pembinaan keagamaan, bidang olahraga, bidang seni dan budaya dan lain-lain, demikian dikatakan Asep Tajudin.

BACA JUGA  Wabup KBB Hadiri Pembagian Sertifikat Tanah di Desa Cicangkang Hilir

​​​​Ikin Sodikin sebagai ketua Paguron Silat selaku tokoh seni menuturkan, kami merasa senang dan bersemangat dengan kehadiran Babinsa yang selalu aktif menyemangati tokoh-tokoh seni untuk menjaga dan melestarikan seni dan budaya yang ada,

Anak-anak yang latihan juga merasa senang dan bersemangat kalau Babinsa hadir dalam setiap kegiatan latihan, semoga kedepan pemerintah lebih memperhatikan kelestarian seni dan budaya lokal, minimal pemerintah tingkat Desa menganggarkan alokasi dana desa yang ada untuk pembinaan kegiatan kesenian, demikian dikatakan Ikin. (*R)

Komentar