Pembangnan Underpass Jl. Gatot Subroto Cimahi, Bentuk Dukungan Terhadap Program Strategis Di Bidang Transportasi Perkotaan

CIMAHI | BBCOM – Proyek strategis di Kota Cimahi berupa pembangnan Underpass Jl. Gatot Subroto pada bulan Agustus ini akan segera dimulai. Proyek ini, sebagaimana ditegaskan oleh Walikota Cimahi, Ngatiyana, merupakan bentuk dukungan pemerintah daerah terhadap program strategis nasional dan merupakan implementasi amanat peraturan perundang undangan dibidang transportasi guna meningkatkan keselamatan dan efisiensisistem transportasi perkotaan.

Dikatakan Walikota Cimahi, Pembangunan Underpass bertujuan meningkatkan keselamatan lalu lintas dengan menghilangkan potensi kecelakaan di perlintasan sebidang. Selain itu proyek ini diharapkan mampu mengurangi kemacetan yang selama ini terjadi sebagai akibat tingginya perjalanan kereta api, termasuk kereta feeder KCJB. “Keberadaan Underpass diharapkan memberikan kepastian waktu tempuh, terutama untuk mendukung akses menuju Rumah Sakit Dustira, sekaligus mengoptimalkan jalan dan perkeretaapian melalui pemisahan jalur yang lebih aman dan efisien.”

Selama ini sudah menjadi kondisi yang biasa terjadi jika di perlintasan kereta api Jl. Gatot Subroto selalu saja terjadi kemacetan karena adanya pertemuan dua arah dari Jl. Gatot Subroto sendiri dan dari arah stasiun Kota Cimahi yang kemudian menumpuk disekitar pelintasan kereta api. Nantinya dengan adanya Underpass Gatot Subroto maka diharapkan kemacetan yang selama ini terjadi bisa teratasi. Contoh jelasnya adalah Underpass menuju Jl. Sriwijaya. Di lokasi ini sebelum adanya Underpass selalu terjadi kemacetan yang cukup parah. Namun saat ini setelah Underpass Sriwijaya sudah berfungsi, kemacetan itu sudah tidak ada lagi.

Pembangunan Underpass Jl. Gatot Subroto yang direncanakan rampung pada akhir 2026, dalam prosesnya terjadi rekayasa lalu lintas. Pada kondisi ini masyarakat diharapkan mentaatti rekayasa ini karena pada akhirnya akan bermuara pada kenyamanan berlalu lintas bagi masyaraka Kota Cimahi khususnya.

Walikota Cimahi mengatakan, pembangunan Underpass ini bertujuan memperlancar mobilitas serta meningkatkan kualitas fasilitas publik. “Kami megajak seluruh pengguna jalan yang selama ini sering menggunakan jalan Gator Subroto senantiasa mematuhi rambu dan arahan petugas di lapangan, menyesuaikan rute dan waktu perjalanan serta mendukung pelaksanaan pembangunan Underpass,” ajak Walkota.

Proyek yang dibangun atas kerjasama Pemerintah Propinsi Jawa Barat dan Pemerintah Kota Cimahi itu, dalam jangka panjang akan memberikan manfaat signifikan bagi terwujudnya kelancaran lalu lintas terutama di sekiar perlintasan kereta api Jl. Gatot Subroto. Dalam kaitan dengan pertumbuah ekonomi terutama dalam hal distribusi barang, dengan dibangunnya Underpass maka nantinya disribusi barang tidak akan mengalami hambatan.

Jika selama ini baik lalu lintas manusia maupun lalu lintas barang selalu tersendat cukup lama jika ada kera api lewat, nantinya setelah Underpass selesai maka kondisi seperti itu tidak akan lagi terjadi. Waktu tempuh akan lebih lebih cepat.

Dalam kaitan dengan pembangunan Underpass, Dinas Perhubungan Kota Cimahi sudah menyiapkan strategi rekayasa lalu lintas di sejumah ruas jalan. Dijelaskan oleh Kepala Dinas Perhubungan Kota Cimahi, Endang, Mengenai rekayasa lalu lintas di jalan Gatot Subroto sudah disampaikan dan disosialisasikan kepada masyarakat. “Alamdulillah masyarakat memberikan dukungan. Selanjutnya saya menghimbau kepada masyarakat untuk mengikuti arahan sesuai peta rakayasa lalu lintas yang diterapkan agar lalu lintas berjalan dengan lancar,” ujar Endang. (Teddy)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *