Wujudkan Generasi Berkualitas, SMPN 1 Pedamaran Laksanakan Pengimbasan IKM

Para guru SMP Negeri 1 Pedamaran berfoto bersama seusai kegiatan Pengimbasan Pembelajaran Mendalam dalam rangka Implementasi Kurikulum Merdeka, Kamis, 16 September 2025

PEDAMARAN | BBCOM – Bertempat di SMP Negeri 1 Pedamaran, Kecamatan Pedamaran, Kabupaten Ogan Komering Ilir, Sumatera Selatan, para guru melaksanakan kegiatan Pengimbasan Pembelajaran Mendalam dalam rangka mendukung Implementasi Kurikulum Merdeka (IKM).

Kegiatan ini menjadi ajang berbagi ilmu antarpendidik yang sebelumnya telah mengikuti pelatihan, guna memperluas pemahaman dan praktik Kurikulum Merdeka di lingkungan sekolah. Materi utama yang dibahas mengusung tema: “Pengimbasan Pembelajaran Mendalam: Kita Wujudkan Profil Pelajar Pancasila di SMPN 1 Pedamaran.”

Memahami Esensi Kurikulum Merdeka

Dalam implementasi Kurikulum Merdeka, satuan pendidikan dituntut untuk memahami esensi kurikulum secara utuh, melakukan refleksi, serta menyusun perencanaan pembelajaran yang fleksibel dan kontekstual sesuai kebutuhan peserta didik.

Selain itu, pengembangan kompetensi guru melalui pelatihan dan komunitas belajar menjadi hal penting. Keterlibatan orang tua dan masyarakat juga diharapkan agar tercipta ekosistem pendidikan yang kolaboratif dan saling mendukung. Hal ini sesuai dengan semangat gotong royong yang menjadi nilai utama dalam Kurikulum Merdeka.

Satuan pendidikan juga diharapkan menyediakan sumber daya pembelajaran yang bervariasi, menerapkan pendekatan pembelajaran aktif dan berdiferensiasi, serta melakukan pemantauan dan evaluasi secara berkelanjutan untuk memastikan keberhasilan implementasi kurikulum.

Arahan Kepala Sekolah dan Pengawas Pendidikan

Kepala SMPN 1 Pedamaran, Linda Wati, S.H., M.Pd., dalam sambutannya menyampaikan harapan agar seluruh guru dapat menyerap dan menerapkan ilmu yang disampaikan oleh para narasumber, yang sebelumnya telah mengikuti pelatihan Kurikulum Merdeka.

“Kami harap rekan-rekan guru benar-benar mempelajari, menghayati, dan menerapkan materi yang disampaikan. Ini demi kemajuan sekolah kita bersama. Keberhasilan sekolah tergantung pada kita semua. Mari ubah pola pikir kita dari yang tetap menjadi pola pikir bertumbuh,” ungkap Linda.(16/9/2025)

Sementara itu, perwakilan dari Dinas Pendidikan Kabupaten Ogan Komering Ilir, Drs. H. Djakfar, M.M., yang juga merupakan pengawas sekaligus pembina sekolah, memberikan penjelasan tentang makna dari pengimbasan.

“Jika pengimbasan dilakukan secara sepintas, hasilnya mungkin tidak akan bertahan lama. Namun jika pengimbasan dilakukan secara mendalam dan disertai penerimaan, tentu membutuhkan proses, tapi hasilnya akan lebih kuat dan berkesinambungan,” jelas Djakfar.

Beliau juga menambahkan pentingnya pendalaman sistem pengajaran sebagai sebuah proses menyeluruh dalam dunia pendidikan, bukan sekadar penyampaian materi semata.

Pemaparan Materi oleh Narasumber

Setelah sesi sambutan, kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan materi oleh beberapa guru yang telah mengikuti pelatihan Implementasi Kurikulum Merdeka. Mereka adalah:

Siti Hawa, S.Pd.I

Titin Maria, S.Pd

Sabi Warti, S.Pd

Gina Oktarina, S.Pd

Keempat narasumber membahas berbagai strategi pembelajaran mendalam serta pendekatan dalam mewujudkan 8 dimensi Profil Pelajar Pancasila, yang meliputi:

Beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, dan berakhlak mulia

Berkebinekaan global

Bergotong royong

Mandiri

Bernalar kritis

Kreatif

Cinta tanah air

Berwawasan lingkungan

Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah konkret dalam memperkuat kompetensi guru serta membentuk lulusan yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga unggul dalam karakter. (pani)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *