oleh

Sebanyak 244 KK Warga Desa Cijambu Kec. Cipongkor Dapat BLT-DD Tahap lll

KBB | BBCOM | Desa Cijambu Kecamatan Cipongkor Kabupaten Bandung Barat (KBB) Provinsi Jawa barat, yang luas wilayahnya mencapai 527.450 km², serta penduduk yang berjumlah 7125 jiwa, dan 1892 KK, dari 28 RT dan 7 RW yang kini menyandang predikat sebagai status desa Maju dari jumlah 4 Dusun yang di pimpin oleh kepala desa Ayi Muhidin.

Program Pemerintah Pusat dan Daerah banyak dirasakan manfaatnya oleh masyarakat desa Cijambu, baik bidang perekonomian, bidang sosial, bidang infrastruktur fisik, bidang kesehatan dan pendidikan. Sehingga layak predikat desa maju diraihnya.

Apalagi saat ini kondisi pandemi Covid-19 yang membuat masyarakat desa Cijambu merasa khawatir terhadap penyerangan virus Corona terhadap manusia, maka sewajibnya selaku kepala desa dan masyarakat untuk berpikir dan mencegahnya penyebarannya, karena saat ini masyarakat desa Cijambu terus diberikan bantuan dari pemerintah pusat dan daerah juga provinsi.

BACA JUGA  Bintek RT/RW Desa Cihampelas, Bangun Solidaritas dan Pelayanan Maksimal Terhadap Masyarakat

Seperti halnya pada Selasa 18 Agustus 2020, para KPM yang berjumlah 244 KK menerima bantuan dari program BLT- DD tahun 2020 tahap 3 dari 28 RT dan 7 RW dengan cara pembagiannya merata pada tiap RW dan RT. Selasa (18/8/2020)

Ayi Muhidin mengungkapkan terima kasih yang sedalam dalamnya kepada Gubernur Jawa Barat dan Pemerintah Pusat terutama Pemerintah Daerah Kabupaten Bandung Barat dalam hal ini Bupati Aa Umbara, yang telah memperingan beban perekonomian masyarakat dampak Covid-19. Semoga apa yang telah dilakukan semua pihak mendapatkan keberkahan dari Alloh Swt.” Tutur Ayi Muhidin

BACA JUGA  Sertijab Kepala Desa Ranca Panggung Berlangsung Khidmat

Saat yang sama, Yusup Supriatna selaku Sekertaris desa Cijambu yang mendampingi Ayi Muhidin saat pembagian BLT-DD tahun 2020 tahap 3 bersama Babinsa Dan Babinkamtibmas serta warga yang mendapatkan BLT-DD.

“Pihak Pemerintah Desa Cijambu terus berupaya melakukan yang terbaik buat masyarakatnya, dan yang terpenting rasa gotong royong dan kerja yang rancage demi terciptanya desa maju dan mandiri.” Ungkap Yusup. (*R)

Komentar