Proyek Apartemen Kejati Jabar Bantu Siapkan Lapangan Darurat Shalat Id bagi Warga Babakan Sari

Lokasi yang dipersiapkan untuk Shalat Idul Fitri 1 Syawal 1447 H sedang diratakan dibantu alat berat sumbangan gratis pihak Proyek Apartemen Kejati Jabar. Jalan Lap.Radar Babakan Sari. (dok/ist)

BANDUNG | BBCOM — Lahan kosong yang sebelumnya dipenuhi gundukan tanah dan batu brangkal di Babakan Sari, Kecamatan Kiaracondong, perlahan diratakan. Deru alat berat terdengar sejak pagi, mengubah permukaan tanah yang semula tidak layak pakai menjadi lapangan darurat untuk pelaksanaan Shalat Idul Fitri 1 Syawal 1447 Hijriah.

Lahan tersebut dipersiapkan untuk menampung jamaah RW 09 Babakan Sari dan sekitarnya di Kota Bandung. Selama bertahun-tahun, warga melaksanakan Shalat Id di Lapangan Radar yang berada di depan Kantor Kecamatan Kiaracondong. Namun tahun ini lokasi tersebut tidak dapat digunakan karena telah ditutup untuk pembangunan Koperasi Merah Putih Kelurahan Babakan Sari.

Ketua RW 09 Babakan Sari, Giatno, mengatakan warga sempat kebingungan mencari lokasi alternatif yang mampu menampung ratusan jamaah. Waktu pelaksanaan Idul Fitri yang semakin dekat menambah kekhawatiran.

Setelah berdiskusi, warga melirik lahan kosong di sisi selatan kawasan Lapangan Radar, tepat di depan proyek pembangunan Apartemen Kejati Jawa Barat. Lahan itu merupakan bekas gedung olahraga milik PT Angkasa Pura yang telah dibongkar, menyisakan timbunan tanah dan batu besar.

Upaya perataan secara gotong royong sempat direncanakan. Namun kondisi tanah yang keras dan tidak rata membuat pekerjaan sulit dilakukan secara manual.

“Kami kemudian menyampaikan kebutuhan warga akan lahan untuk pelaksanaan Shalat Idul Fitri kepada pihak proyek. Alhamdulillah direspons dengan baik,” ujar Giatno.

Tak lama setelah komunikasi dilakukan, pihak pelaksana proyek Apartemen Kejati Jabar menurunkan alat berat beserta operator dan tenaga teknis untuk meratakan lahan tersebut. Menurut Giatno, bantuan diberikan tanpa biaya.

“Bantuan alat berat dari pihak proyek murni gratis. Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak proyek, dari direksi hingga operator alat berat, yang sudah membantu memberikan solusi bagi warga,” katanya.

Di lokasi proyek, Joko, salah seorang petugas pembangunan Apartemen Kejati Jabar yang merupakan bagian dari program Kementerian Perumahan Rakyat, menyatakan keterlibatan proyek dalam membantu warga merupakan bentuk tanggung jawab sosial sekaligus upaya menjaga hubungan baik dengan masyarakat sekitar.

“Kami selalu berusaha menjaga sinergi dengan masyarakat. Selain merekrut tenaga kerja dari warga sekitar, kami juga berupaya membantu kebutuhan warga bila memungkinkan,” ujar Joko.

Menurutnya, penyediaan sarana ibadah merupakan kebutuhan penting yang patut didukung. “Apalagi ini untuk kelancaran ibadah Shalat Idul Fitri. Kami senang bisa membantu sesuai kemampuan yang kami miliki, meskipun di tengah kesibukan pekerjaan proyek yang harus selesai sesuai tenggat waktu,” katanya.

Bagi warga Babakan Sari, perataan lahan tersebut membawa harapan baru. Lapangan yang sebelumnya tidak terpakai kini diproyeksikan menjadi tempat berkumpulnya ratusan jamaah pada pagi Hari Raya.

Peristiwa ini menjadi contoh kolaborasi antara pelaksana pembangunan dan masyarakat sekitar. Di tengah aktivitas proyek yang padat, ruang untuk kepentingan sosial tetap terbuka memastikan pelaksanaan ibadah tetap berjalan dan tradisi Shalat Idul Fitri di Babakan Sari tetap terjaga. (Elvnyos)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *