,

Oktober 2019 Kota Banjar Akan Gelar Pilkades Serentak

29 Juli 2019 / 14:59 WIB Dibaca sebanyak: 502 kali 1 Komentar
Bagikan

BANJAR, BBCOM – Kota Banjar akan segera menggelar Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) 2019, secara serentak.

Pilkades serentak sendiri akan di gelar pada bulan Oktober 2019 yang akan datang, sebanyak 11 desa di Kota Banjar, akan segera menentukan lewat Pilkades untuk menentuka kepala Desa di Desa nya masing masing.

Dana anggaran buat penyelenggaraan Pilkades 2019 secara serentak telah di siapkan oleh Pemkot Banjar., melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Kesatuan Bangsa dan Politik Kota Banjar dari APBD Kota Banjar sebesar Rp816 juta.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Kesatuan Bangsa dan Politik Kota Banjar Sahudi,Senin (29/7/2019), ketika di temui di kator Dinas mengatakan dia telah mengusulkan anggaran ke keuangan untuk dana penyelenggaraan Pilkades 2019, Untuk anggaran setiap desa sendiri variatif semua di lihat dari jumlah wilayah di Desa masing masing.

” Kami sudah usulkan anggarannya ke keuangan tapi untuk anggaran setiap desa variatif,” kata Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Kesatuan Bangsa dan Politik Kota Banjar Sahudi pada kepada BBCom

Menurut sahudi, anggaran yang diusulkan ke keuangan sebelum nya hanya untuk 9 desa. Dan untuk yang 9 desa ini bersumber dari APBD 2019 murni.

Sedangkan untuk dua desa yaitu Desa Raharja dan Desa Mekarharja dianggarkan di perubahan tahun 2019.

“ Untuk sembilan desa dari APBD murni dan dua desa lagi dari APBD perubahan,” ungkapnya.

Untuk persiapan atau tahapan pilkades serentak sendiri lanjut Sahudi, sampai saat ini sudah masuk tahap penyaringan. Nantinya berdasarkan peraturan daerah dan permen jumlah calon maksimal 5 orang.

“Sekarang ini baru tahap penyaringan. Dan untuk calons sendiri,  yang lebih dari batas yang di tentukan yaitu 5 orang nantinya akan dilakukan seleksi dan di tes,” ujarnya.

Anggaran yang digelontorkan untuk pilkades serentak nantinya akan digunakan untuk keperluan mulai pendaftaran sampai pelantikan.

Jika nanti anggaran dinilai tidak cukup, desa bisa menggunakan anggaran dari APBDes.

“Kalau tidak cukup, desa bisa menggunakan APBDes,” kata Sahudi.

Ketika di singgung ada salah satu Panitia pilkades dari salah satu Desa yang mengeluhkan pembiyayan untuk Pilkades 2019, Sahudi menjelaskan bahwa Desa penyelengara Pilkades seharus nya dari jauh hari harus sudah mengusulkan.

” Untuk masalah itu apakah Desa tersebut mengusulka kan tidak, karena dari jauh hari setiap Desa yang akan menyelenggarakan harus mengajukan usulan anggaran pemilihan pilkades,”tegasny.(Johan)

BACA JUGA  Polres Banjar Kirim Polisi Santri ke Pesantren, Untuk Menipis Berita Hoax

1 Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *