Bulog dan Wakil Ketua DPR RI Tinjau Penyaluran Bantuan Pangan Beras di Karawang

Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdani bersama Wakil Ketua DPR RI Saan Mustopa meninjau sekaligus menyerahkan Bantuan Pangan Beras kepada masyarakat di Desa Karangligar, Kecamatan Telukjambe Barat, Kabupaten Karawang, Jawa Barat. (Foto: Dok-Ist)

KARAWANG | BBCOM – Direktur Utama Perum Bulog Letnan Jenderal TNI (Purn.) Dr. Ahmad Rizal Ramdani, S.Sos., S.H., M.Han., bersama Wakil Ketua DPR RI Dr. H. Saan Mustopa, M.Si., meninjau langsung penyaluran Bantuan Pangan Beras alokasi Juli, Agustus, dan September 2026 di Desa Karangligar, Kecamatan Telukjambe Barat, Kabupaten Karawang, Jawa Barat.

Peninjauan tersebut dilakukan untuk memastikan bantuan pangan pemerintah diterima masyarakat yang berhak. Kegiatan turut dihadiri Bupati Karawang H. Aep Syaepuloh, S.E., jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), serta Pemerintah Kabupaten Karawang.

Wakil Ketua DPR RI Saan Mustopa mengatakan, Bantuan Pangan Beras merupakan salah satu bentuk perhatian pemerintah kepada masyarakat, terutama dalam menghadapi kondisi cuaca berkepanjangan dan musim paceklik.

“Bantuan pangan dari pemerintah ini merupakan salah satu stimulus dan bentuk perhatian kepada masyarakat, khususnya dalam menghadapi kondisi cuaca yang berkepanjangan dan musim paceklik. Pemerintah memberikan perhatian khusus kepada masyarakat penerima manfaat, sehingga bantuan pangan berupa beras ini diharapkan dapat meringankan beban masyarakat,” ujar Saan.

Menurut Saan, Bantuan Pangan Beras untuk alokasi Juli, Agustus, dan September 2026 diberikan sebanyak 10 kilogram beras kepada setiap Penerima Bantuan Pangan (PBP) per bulan.

Program tersebut juga berlanjut untuk alokasi Oktober, November, dan Desember 2026. Dalam pelaksanaannya, pengawasan dilakukan melalui sinergi pemerintah daerah, Babinsa, Bhabinkamtibmas, serta jajaran terkait guna memastikan bantuan diterima dan dimanfaatkan sesuai peruntukannya.

Sementara itu, Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdani menegaskan kesiapan Bulog dalam mendukung pemerintah menyalurkan Bantuan Pangan Beras di berbagai wilayah Indonesia.

“Bulog terus memastikan pelaksanaan penyaluran Bantuan Pangan berjalan dengan baik dan tepat sasaran. Bantuan pangan ini merupakan wujud kehadiran negara dalam menjaga ketahanan pangan sekaligus memberikan dukungan kepada masyarakat,” kata Ahmad Rizal Ramdani.

Untuk wilayah Jawa Barat, Bantuan Pangan Beras alokasi Juli hingga September 2026 mencakup 6.039.551 PBP dengan total alokasi sebanyak 181.186,53 ton beras.

Khusus Kabupaten Karawang, bantuan tersebut menjangkau 249.725 PBP dengan total alokasi sebanyak 7.491,75 ton beras.

Sedangkan di Kecamatan Telukjambe Barat, Bantuan Pangan dialokasikan kepada 3.225 PBP dengan total 96,75 ton beras. Adapun Desa Karangligar menjadi salah satu titik penyaluran yang ditinjau, dengan jumlah 377 PBP dan total alokasi 11,31 ton beras untuk tiga bulan.

Berdasarkan data per 16 September 2026, realisasi penyaluran Bantuan Pangan di Jawa Barat untuk alokasi Februari–Maret telah mencapai 100 persen. Sementara itu, realisasi untuk alokasi Juli–September mencapai 61,98 persen.

Dari sisi pengadaan, penyerapan beras dalam negeri telah mencapai 641.343 ton atau 92,35 persen dari target 694.432 ton. Adapun stok beras Cadangan Beras Pemerintah (CBP) tercatat sebanyak 678.068 ton.

Bulog menyatakan akan terus mendukung penyaluran Bantuan Pangan melalui kesiapan stok, penyerapan beras dalam negeri, serta sinergi dengan pemerintah pusat dan daerah.

Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan bantuan pangan diterima masyarakat sekaligus mendukung penguatan ketahanan dan swasembada pangan secara berkelanjutan. (Arison)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *