DPRD Jabar Akan Kaji Ulang Masalah Zonasi Sekolah

5 Maret 2020 / 20:23 WIB Dibaca sebanyak: 272 kali Tulis komentar
Bagikan

“Warga antusias menyampaikan aspirasi/ keluhan, dari beberapa perwakilan warga, menyampaikan masalah kerehasan terkait Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) 2020-2021. Terutama soal Zonasi”

 

BANDUNG | BBCOM | Wakil Ketua Komisi III DPRD Jawa Barat, H. Sugianto Nangolah, SH,MH menggelar kegiatan reses di RW 12 Kelurahan Palasari Kecamatan Cibiru kota Bandung, Kamis (5/3-2020).

Sebelum memberikan kesempatan kepada warga Palasari untuk menyampaikan aspirasi atau keluhan, terlebih dahulu memaparkan maksud dan tujuan kegiatan reses yang akan dilaksanakannya.

BACA JUGA  Pembangunan Pagar dan Gapura SMAN 2 Banjarsari Kurang Berkualitas?

Ketika diberikan kesempatan, warga cukup antusias untuk menyampaikan aspirasi/ keluhan, dari beberapa perwakilan warga, menyampaikan masalah kerehasan warga terkait menjelang Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) 2020-2021. Terutama soal Zonasi.

Menanggapi aspirasi / keluhan warga terkait PPDB, Sugianto mengatakan, bahwa masalah Zonasi saat PPDB yang dikeluarkan dan ditetapkan oleh Pemprov Jabar setiap menjelang PPDB, memang banyak masyarakat merasa dibebani.

BACA JUGA  Tekait Kebocoran USBN Kadisdik Jabar Bentuk Tim Investigasi

Dikatakannya, kebijakan Zonasi ini rancang Ridwan Kamil pada waktu menjabat sebagai Walikota Bandung. Dan sekerang beliau menjadi Gubernur Jabar, sehingga kebijakan Zonasi pada saat PPDB diterapkan juga diseluruh Jawa Barat, ujarnya.

Namun, masalah zonasi ini akan kita tindak lanjuti dan dibahas di DPRD Jabar, karena kita sadarin bahwa cukup banyak anak yang berprestisi tidak dapat masuk ke sekolah yang diinginkan karena dibatasi oleh zonasi. (edi)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *