,

Banyaknya Tumpukan Sampah, Sungai di Kota Banjar Sudah Tercemar.

18 Desember 2019 / 19:25 WIB Dibaca sebanyak: 388 kali Tulis komentar

BANJAR | BBCOM | Kepedulian akan kondisi sungai khusus nya sungai Ciroas di tunjukan oleh para lembaga/komunitas pemerhati sungi dengan melakukan kegiatan “SUSUR SUNGAI”, kegiatan sendiri di laksanakan hari Sabtu – minggu (14-15/12/2019), tujuan nya dari kegitan susur sungai untuk mengetahui kondisi sungai sungai yang ada di kota Banjar yang memang memerlukan perhatian yang serius.

Salah satu pemerhati sungai dari Komunitas Citanduy Lestari (KONCI) Deni Noviandi , ST ketika di hubungi Via WhatsApp,Rabu(18/12/2019), kegitan Susur Sungai merupakan kegitan dalam rangka upaya pengendalian pencemaran dan peningkatan kualitas air, khususnya air sungai Ciroas agar tetap berfungsi sesuai peruntukannya.

“Tujuan kita jelas kami prihatin melihat kondisi sungai sungai yang ada di kota Banjar dan kesadaran masyarakat dalam menjaga kebersihan sungai,” kata Deni, Kepada BBCOM

Dalam kegitan Susur Sungai sendiri Dinas LH Kota Banjar bekerja sama dengan forum Komunitas Citanduy Lestari (Forum Konci Lestari),Komunitas senja Ciroas, LGI, Forum Fakar, Komunitas OI, dan Karang Taruna Kota Banjar.

Susur sungai yang di awali dari Sungai Ciroas ini merupakan Program Kali Bersih (Prokasih). Kegitan Susur sungai sendiri dimulai dari Hulu sungai Dusun Priagung Desa Binangun Kecamatan Pataruman sepanjang 13 Km sampai hilir yg berada di jembatan Ciroas/Pintu Klep Ciroas yg berada di daerah pasar induk Kota Banjar kelurahan pataruman.

Lanjut Deni, Kegiatan susur sungai DLH bersama Para Komunitas peduli sungai merupakan yang pertama kali dilaksanakan selama 2 (dua hari) dengan cara menyusuri sungai Ciroas.

“Selama penulusuran banyak yang kami temuin permasalahan permasalahan di lapangan,” ujar nya

Deni juga mejelaskan sungai yang seharusnya bersih tapi fakta di lapangan tumpukan sebaran sampah dimana mana, limbah produksi,Impra struktur sarana prasaran Sumber Daya Air yg Rusak, buangan MCK penduduk yg langsung ke Sungai Ciroas.

“Disini jelas sekali pola pemberdayaan Masyarakat begitu penting terutama dalam merubah Karakter biar peduli kelingkungan,” jelasnya

Menurutnya selain dari segi Konsep nya yang memang harus benar pagu pemberdayaan Masyarakatnya pun harus berjalan, Kegiatan Prokasih dilaksanakan secara berkelanjutan sinergitas nya dari Unsur Pemerintah, Komunitas Peduli Sungai dan Unsur Masyarakat Kota Banjar.

Deni juga berharap lewat penelusuran Sungai melalui Prokasih ini dapat menjadi kegiatan yg berdampak positif, sekaligus sebagai langkah awal penanganan sehingga bisa mengembalikan fungsi sungai sebagai peruntukan nya, Sehingga sungai-sungai yang ada, dapat terjaga lingkungan dan habitatnya, yang bisa dikembangkan tidak hanya untuk irigasi.

“Melalui sungai banyak hal yang bisa di kembangkan selain wisata edukasi, konservasi, dan lain sehingga akan membawa manfaat bagi masyarakat banyak,” pungkasny. (Johan)

Bagikan
Share
BACA JUGA  KPU Gelar Rapat Bersama Tim Perumus Jelang Debat Kandidat Pilkada 2018

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *