oleh

Akibat Jalan Raya Cililin Rusak Hampir Setahun Ini Sering Terjadi Kecelakaan.

KBB | BBCOM | Hampir satu tahun ini jalan raya Cililin yang melewati wilayah Kp. Pasir Nangka Desa Batulayang kecamatan SindangKerta kabupaten Bandung Barat rusak dan tanpa ada perhatian dari Dinas terkait, Di tambah lagi kurangnya penerangan jalan jelang malam hari dan volume kendaraan yang tinggi maka sering terjadi kecelakaan baik R4 atau R2 dikawasan tersebut.

Melihat hal tersebut, Warga sekitar langsung berkoordinasi dengan pihak Pemerintah Desa, Karena kondisi jalan yang terbilang rusak parah dan selalu memakan korban. Namun pihak Desa hanya bisa menyampaikan keluhan masyarakatnya, sedangkan kewenangan ada di pihak Dinas terkait (PU) Bina marga KBB.

Karena tak ada tindakan dari pihak terkait untuk memperbaiki jalan yang rusak, akhirnya warga Kp. Pasir nangka berinisiatif untuk memperbaiki dengan cara swadaya bersama warga lainnya dengan kemampuan masing masing. Dan sementara ini jalan yang rusak hanya di ratakan dengan tanah dan brangkal sisa bangunan yang sebagian ada yang diberi adukan semen dan pasir, itu pun menghutang dulu dari salah satu toko Material.

BACA JUGA  Pemdes Buninagara dan MUI Kec. Sindangkerta Dukung Program KBB Ciptakan Religius yang Kuat

Dikatakan Tete Tarsidi salah satu tokoh masyarakat desa batulayang di sela pengaturan lalu lintas, menyebutkan bahwa warga sekitar merasa Infrastruktur jalan raya yang statusnya jalan kabupaten Bandung Barat seolah pihak terkait tutup mata, Padahal Anggaran perbaikan ada, tapi tindakan tak ada sama sekali.” Tegas Tete Tarsidi.

“Kami berharap pihak terkait turun tangan dan meninjau kelokasi agar tahu permasalahannnya dan jangan biarkan korban terus bertambah sebab sebulan ini sudah 2 orang yang meninggal akibat lubang dijalan raya, dan upaya penambalan warga saat ini terbilang kurang efektip.”

BACA JUGA  PAC GP Ansor Adakan Diklatsar Bagi 48 Banser Anggkatan-1 Di Yayasan Ad-Dzikro

Lanjut Tete Tarsidi, bahkan sering terjadi R2 terperosok lubang pada malam hari dijalan tersebut akibat ketidak tahuan ada lubang dan kurangnya penerangan jalan Umum (PJU). Sekali lagi kami berharap jangan sampai ada korban kecelakaan lagi.

Sementara itu juga salah satu warga Gununghalu Agus (23), mengungkapkan bahwa dirinya pun sempat terpeleset akibat ban motornya terperosok lubang dan jatuh, dan hanya luka luka, tapi yang jelas pihak terkait harus cepat memperbaiki jalan tersebut.   (*R)

Komentar