oleh

Wujudkan Program Sembako Lebih Baik, Stakeholder Ciparay Bangun Komunikasi

KAB. BANDUNG | BBCOM | Untuk mewujudkan program Sembako / Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) lebih baik, Stakeholder di Kecamatan Ciparay, Kabupaten Bandung bangun Komunikasi. Seluruh komponen yang terlibat dalam program tersebut akan berusaha semaksimalmungkin guna terrealisasinya program Sembako.

Hal tersebut stakeholder Ciparay, sudah melakukan sosialisasi dengan agenda memaksimalkan program bantuan sosial bagi warga yang kurang mampuh melalui program (BPNT) yang sekarang mengalami perubahan nama menjadi program sembako.

Dalam acara sosialisasi itu dihadiri langsung Camat Ciparay Gugum Gumilar dan dihadiri juga Kabid Kemiskinan Dinas Sosial Kabupaten Bandung Nia Nidiyawati, Sekcam Ciparay Nardi Sunardi selaku tikor kecamatan, ketua apdesi Ciparay, para kepala desa, TKSK Ciparay , perwakilan dari CV Ega selaku distrbutor/suplier, serta tamu undangan lainnya di Aula ruang meeting hotel Karasak Jl Laswi Ciheulang, Selasa (02/02/2021).

BACA JUGA  Gerakan Sejuta Muzzaki Harapkan Muncul Motivasi Bagi Masyarakat Kab. Bandung.

Di kesempatan itu Camat Ciparay
Gugum gumilar mengatakan, demi kelancaran penyaluran bantuan sosial yang merupakan program dari  Pemerintah Pusat, pihaknya berharap wujudkan sinergitas antara pihak distributor dan para kepala desa yang ada di Kecamatan Ciparay ini harus terus dijalin,”tuturnya.

Dirinya juga berharap, program  Pemerintah yang sudah berjalan ini mudah-mudahan kedepanya ditingkatkan lebih baik lagi.

BACA JUGA  Kodim 0624/kab Bandung Bekerja Sama PT Telkom Indonesia Terus Lakukan Penyemprotan Disinfektan

“Silahkan membangun komunikasi dengan para stakholder yang ada, agar program bantuan sosial ini betul-betul dapat dirasakan manpaatnya oleh masyarakat yang berhak menerimanya.,”pungkas Gugum Camat Ciparay itu.

Sementara menurut Ketua Apdesi Ciparay Agus Hamdani mengatakan, dalam realisasi program sembako untuk Kecamatan Ciparay. Kita harus satu langkah satu tujuan, sehingga program ini dapat sama dan seragam dalam penyalurannya di setiap Desa,”ujar Agus.
(Ud/Tb)

Komentar