KABUPATEN BANDUNG | BBCOM – Pada Reses Masa Sidang II Tahun 2026, Ketua DPRD Kabupaten Bandung Hj. Renie Rahayu Fauzi secara langsung menemui dan menyapa masyarakat di lokasi Dapil 5 Fraksi PKB di Kecamtan Paseh. Berbagai masukan, usulan pembangunan, hingga kebutuhan pelayanan publik disampaikan oleh warga sebagai bagian dari upaya bersama mewujudkan Kabupaten Bandung yang lebih maju dan sejahtera.
Dikatakan Hj. Renie, Setiap aspirasi yang dihimpun dalamkegiatan Reses ini akan dijadikan bahan perjuangan dalam pembahasan program dan kebijakan daerah, agar pembangunan benar-benar tepat sasaran dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
Pada kegiatan reses kali ini, dilaksanakan pembagian THR kepasa para saksi dan koordinator TPS se dapil 5. “Hal ini merupakan bentuk apresiasi dan dedikasi, loyalias, serta kerja keras mereka dalam mengawal proses demokrasi di Dapil 5. Semoga kebersamaan ini semakin mempererat soliditas dan perjuangan ke depan,” ujar Hj. Renie.
Legislator dari PKB itu juga menyinggung salah satu programKabupaten Bandung yang tengah menyiapkan program persiapan kerja dan pelatihan kerja bagi masyarakat yang ingin bekerja ke Jepang. “Program ini diharapkan menjadi peluang nyata untuk meningkatkan kompetensi, keterampilan, serta membuka lapangan kerja yang lebih luas bagi generasi muda,” harapnya.
Selain di Kecamatan Paseh, H. Renie juga menemui dan menyapa masyarakat di Kecamatan Solokan Jeruk. Kegiatan serupa berupa pembagian THR dilaksanakan bagi kader TPS di Kecamatan Solokan Jeruk yang telah memberikan kontribusi dalam mengawal proses demokrasi.
Reses di Kecamacatan Solokan Jeruk selain mempererat silaturahmi dengan para pejuang partai di tingat kecamatan, juga dijadikan kegiatan untuk menghimpun aspirasi masyarkaat secara langsung. “Setiap aspirasi yang disampaikan akan menjadi bahan perjuangan dalam pembahasan program dan kebijakan daerah, sehingga pembangunan di wilayah Solokanjeruk dapat berjalan lebih optimal, tepat sasaran dan memberikan manfaat nyata dan luas bagi masyarakat,” kata Hj. Renie
Kegiatan yang menjadi ruang dialog yang hangat dan konstuktif itu, berbagai isu strategis, mulai dari pembangunan lingkungan, pemberdayaan keluarga, peningkatan pelayanan publik, hingga penguatan nilai-nilai keagamaan dan sosial kemasyarakatan, turut menjadi pembahasan dalam pertemuan tersebut.
Pada pertemuan di Kecamatan Solokan Jeruk, hadir para Ketua RT dan RW, kader PKK, BPD, LPMD, serta tokoh agama se-Kecamatan Solokanjeruk. (teddy)















