Ulama dan Tokoh Pemuda Penukal Abab Himbau Masyarakat Tidak Terprovokasi Berita Hoaks

14 Mei 2019 / 12:49 WIB Dibaca sebanyak: 606 kali 1 Komentar

PALI, BBCom— Pagelaran Pemilu 2019 telah berlangsung dengan damai dan aman. Meski demikian, ajang lima tahunan ini dikhawatirkan akan menimbulkan perpecahan bagi masyarakat.

Untuk itu, sejumlah para ulama dan tokoh  pemuda di Kecamatan Penukal dan Kematan Abab Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) menghimbau kepada masyarakat agar senantiasa menjaga persatuhuan dan kesatuan agar pemudah tidak terprovokasi berita hoaks.

Sementara itu para ulama di Kematan Penukal Kecamatan Abab ajak masyarakat Tak Terprovokasi Terkait Pemilu 2019 dan Belasan toko pemuda ajak Komponen masyarakat Rekonsiliasi Pasca-Pemilu 2019 para ulama dan toko pemuda se-PALI Minta Masyarakat jangan terprovokasi dengan berita hoaks, ajaknya.

“Pemilu 2019 sudah berlangsung, saya kira kita dekat kembali kalau ada gesekan. Ini masanya untuk bersatu kembali, damai kembali,” ujar ulama Penukal Abab yang tak mau namanya di tulis, Selasa (14/5/2019).

Sementara itu dia  mengungkapkan, kalah atau menang dalam kontestasi Pemilu merupakan hal biasa. Dua kondisi itu memang harus dalam  setiap proses demokrasi.

“Kita ini saudara, satu bangsa dan Tanah Air, satu daerah kecamatan dan Kabupaten, kalah menang biasa. Memang harus ada yang menang dan kalah, itu biasa dalam proses demokrasi,” katanya.

Untuk itu lanjut dia, jangan karena hanya karena sesuatu yang tidak terima hasil dari kontestasi, ada pihak lain yang melakukan tindakan yang merugikan keutuhan bersaudaraan. “Kita sayangi, mari rawat bersama,” ujarnya.

Dia menyebut sebagai penduduk Penukal Abab Kabupaten PALI yang mayoritas muslim, saatnya untuk menunjukkan ke daerah lain, bahwa daerah kita PALI dan Kecamatan Penukal Abab telah dewasa dalam berdemokrasi, imbunya. (Jon)

Bagikan
Share

1 Komentar

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *