BANDUNG | BBCOM – Lebih dari 700 alumni SMP Negeri 20 Bandung dari angkatan 1980 hingga 2020 menghadiri Reuni Akbar Ikatan Alumni (IKA) SMPN 20 Bandung di Graha Pindad, Kota Bandung, Minggu (25/10/2026). Mengusung tema Beyond Reunion: Dari Kenangan Menuju Masa Depan, kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang temu kangen, tetapi juga momentum mempererat persaudaraan dan membuka peluang kolaborasi ant alumni.
Acara tersebut dihadiri Kepala SMPN 20 Bandung, Drs. H. Agus Hidayat, M.Pd., perwakilan Komite Sekolah, serta jajaran pengurus IKA SMPN 20 Bandung. Reuni ini juga menjadi bagian dari momentum peringatan 50 tahun SMPN 20 Bandung.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, dan sambutan dari sejumlah pihak. Suasana kebersamaan semakin terasa saat dilakukan pemotongan kue ulang tahun ke-50 SMPN 20 Bandung.
Panitia juga memberikan piala dan hadiah uang kepada para pemenang turnamen bola voli antaralumni, serta menyerahkan penghargaan kepada alumni berprestasi. Acara kemudian ditutup dengan doa bersama dan hiburan.
Selain menjadi ajang silaturahmi, reuni akbar tersebut turut menghadirkan stan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang dikelola para alumni. Kehadiran stan-stan tersebut diharapkan dapat membuka peluang kerja sama usaha sekaligus memperluas jejaring ekonomi di lingkungan keluarga besar alumni.
Ketua Umum IKA SMPN 20 Bandung, Yanto Setiawan, mengatakan reuni akbar ini memiliki nilai lebih dari sekadar pertemuan untuk mengenang masa sekolah.
“Reuni kita ini punya nilai tambah,” ujar Yanto.
Menurut dia, keberadaan stan UMKM menjadi salah satu upaya untuk mendorong interaksi yang lebih produktif di antara para alumni. Melalui kegiatan tersebut, para alumni diharapkan dapat saling mengenal potensi usaha, membangun kemitraan, dan memperkuat jaringan sosial yang telah terjalin sejak masa sekolah.
Dalam sambutannya, Yanto juga mengajak seluruh peserta untuk mendoakan para alumni yang telah meninggal dunia serta menjaga persaudaraan agar tetap terpelihara meskipun waktu dan kesibukan memisahkan mereka.
Sementara itu, Kepala SMPN 20 Bandung, Agus Hidayat, menyampaikan pesan kebersamaan melalui sejumlah pantun yang disambut hangat oleh para peserta.
Ia menekankan bahwa persahabatan yang terjalin sejak bangku SMP merupakan ikatan berharga yang perlu dijaga. Menurutnya, hubungan antarteman yang dibangun dengan ketulusan dapat terus bertahan meskipun para alumni telah menempuh jalan hidup dan profesi yang berbeda.
Agus berharap reuni tersebut dapat semakin memperkuat tali persaudaraan di antara para alumni sekaligus menjaga hubungan positif antara alumni dan sekolah.
Ia juga menyampaikan bahwa berbagai kegiatan khusus tengah disiapkan untuk memeriahkan peringatan 50 tahun SMPN 20 Bandung.
Sepanjang acara, suasana hangat, penuh tawa, dan keakraban mewarnai pertemuan para alumni dari berbagai generasi. Reuni akbar ini menjadi pengingat bahwa ikatan yang terbentuk selama masa sekolah dapat terus berkembang menjadi kekuatan untuk membangun kebersamaan, memperluas jejaring, dan menciptakan kolaborasi di masa depan.
Melalui tema Beyond Reunion: Dari Kenangan Menuju Masa Depan, IKA SMPN 20 Bandung menegaskan bahwa reuni bukan sekadar mengenang masa lalu, melainkan juga menjadi ruang untuk merawat persaudaraan dan membangun kontribusi bersama. (ud)















