Asmara Hadi Terpilih Jadi Ketua IKA Sumsel Periode 2026-2029

BANDUNG | BBCOM — Musyawarah Besar (Mubes) ke-IX Ikatan Keluarga Sumatera Selatan (IKA Sumsel) yang digelar di Hotel Horison Bandung, Sabtu (22/8/2026), menetapkan Asmara Hadi sebagai Ketua IKA Sumsel periode 2026–2029.

Dalam pemilihan tersebut, Asmara Hadi memperoleh 33 suara, disusul Subekti dengan 20 suara dan Pasmalinda memperoleh 4 suara.

Mubes ke-IX IKA Sumsel menjadi momentum penting bagi keluarga besar masyarakat Sumatera Selatan di perantauan untuk menentukan arah organisasi sekaligus memperkuat silaturahmi dan kebersamaan.

Sebelum pemilihan, tiga nama muncul sebagai calon ketua, yakni Asmara Hadi, Subekti, dan Pasmalinda. Perbedaan pilihan dalam organisasi dinilai sebagai bagian yang wajar dalam proses demokrasi.

Ketua Demisioner IKA Sumsel, Bahyuni Zaili, SH., MH., mengingatkan siapa pun yang nantinya terpilih agar menjadikan jabatan tersebut sebagai sebuah amanah dan ibadah.

Menurut Bahyuni, jabatan ketua bukan sekadar posisi atau kebanggaan pribadi, melainkan tanggung jawab untuk mengayomi seluruh anggota, merangkul perbedaan, menjaga marwah organisasi, serta membawa IKA Sumsel menjadi organisasi yang semakin solid dan bermanfaat.

“Siapa pun yang nantinya memperoleh kepercayaan dari peserta Mubes, hendaknya tidak melihat kemenangan sebagai kemenangan pribadi atau kelompok. Kemenangan tersebut adalah kemenangan seluruh keluarga besar IKA Sumsel,” ujarnya.

Ia juga menegaskan, peserta yang belum mendapatkan amanah sebagai ketua tetap memiliki peran penting dalam membangun organisasi.

“Perjuangan tidak berhenti pada hasil pemilihan. Kontribusi, pemikiran, pengalaman, dan persaudaraan tetap sangat dibutuhkan untuk membangun organisasi. Setelah Mubes selesai, seluruh perbedaan pilihan harus kembali disatukan dalam satu semangat: IKA Sumsel untuk semua dan semua untuk kemajuan IKA Sumsel,” kata Bahyuni.

Sementara itu, Pembina IKA Sumsel, Ir. Yaris Gunay, mengatakan IKA Sumsel merupakan sebuah paguyuban yang memiliki tujuan utama mempererat hubungan sosial dan persaudaraan masyarakat asal Sumatera Selatan di perantauan.

“IKA Sumsel ini adalah sebuah paguyuban. Jadi organisasi orang rantau asal Sumsel ini tujuannya adalah mementingkan kesosialan antar sesama,” ujarnya.

Yaris berharap pelaksanaan Mubes ke-IX dapat berlangsung demokratis, lancar, dan tetap mengedepankan suasana kekeluargaan.

“Semoga Mubes ke-IX IKA Sumsel di Hotel Horison Bandung berjalan lancar, demokratis, penuh kekeluargaan, dan menghasilkan pemimpin yang mampu merangkul seluruh elemen organisasi,” katanya.

Ketua Panitia Pelaksana Mubes ke-IX IKA Sumsel, Zaki Yadin, SE., mengatakan kegiatan tersebut dapat terlaksana berkat kerja keras seluruh panitia serta dukungan masyarakat Sumatera Selatan di Bandung.

Menurut Zaki, persiapan Mubes telah dilakukan selama hampir dua bulan. Dukungan para donatur juga turut membantu kelancaran pelaksanaan kegiatan.

“Alhamdulillah, berkat bantuan dari para donatur kegiatan ini dapat berjalan dengan lancar. Kami atas nama panitia mengucapkan terima kasih atas support dan dukungan dari semua elemen masyarakat Sumsel yang ada di Bandung,” ujarnya.

Zaki menambahkan, siapa pun yang terpilih harus siap menjalankan amanah dan menjadikan kepemimpinan sebagai ladang pengabdian.

“Siapa pun yang terpilih, itulah amanah. Siapa pun yang dipercaya, itulah ladang pengabdian. Dan siapa pun yang menjadi ketua, semoga benar-benar menjadikan amanah tersebut sebagai ibadah,” katanya.

Dalam proses persidangan, sidang pertama sedianya dipimpin Ketua Steering Committee (Panitia Pengarah), Drs. H. Fauzi Djakfar, didampingi Sekretaris Drs. Asmara Hadi dan anggota H. Hilwan Saleh. Namun, karena Fauzi Djakfar berhalangan hadir, sidang kemudian dipimpin oleh Sekretaris Steering Committee, Drs. Asmara Hadi.

Setelah pleno pertama selesai, sidang selanjutnya dilanjutkan oleh Haerul. Meski sempat diwarnai sejumlah interupsi, proses persidangan tetap berjalan hingga penetapan calon dan pemilihan ketua.

Usai ditetapkan sebagai Ketua IKA Sumsel periode 2026–2029, Asmara Hadi menyampaikan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan peserta Mubes.

“Semoga amanah yang akan kami emban ini dapat sama-sama kita jalankan dengan baik,” ujar Asmara Hadi.

Asmara Hadi diketahui saat ini masih menjabat sebagai camat di wilayah Kota Bandung.

Dengan berakhirnya proses pemilihan, Mubes ke-IX IKA Sumsel diharapkan menjadi momentum untuk menyatukan kembali seluruh elemen organisasi dan memperkuat peran IKA Sumsel sebagai wadah silaturahmi serta pengabdian masyarakat Sumatera Selatan di perantauan. (kdp)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *