Resedivis Curanmor Diterjang Timah Panas Resmob Polres Lahat

21 April 2019 / 09:55 WIB Dibaca sebanyak: 1043 kali Tulis komentar

Jurnalis: Baraf Dafri. FR

Lahat, Sumsel BBCom – Pelaku kejahatan makin menggila, tak lagi berpikir panjang bahwa lokasi pencurian motor yang sedang parkir tak jauh dari rumah atau di halaman masjid, saat pemilik sepeda motor, baik  sedang lengah maupun lagi menunaikan kewajiban sholat dianggap pelaku menjadi kesempatan emas untuk melancarkan aksinya.

“Alhmdulillah, pelaku pencurian yang meresahkan warga saat sholat di masjid ataupun saat berada di dalam rumah itu baru-baru ini berhasil kita amankan, diketahui bernama Fernando (19) warga Desa Durian Dangkat Kecamatan Mulak Sebingkai,” jelas Kapolres Lahat, AKBP. Ferry Harahap. SIK. M.Si melalui Kasat Reskrim AKP. Satria Dwi Dharma. SIK didampingi Humas Iptu. Sabar. T, Minggu (21/4/2019) di Gedung Satreskrim Polres Lahat.

Ditambahkan Satria, sebelumnya banyak laporan warga maupun polisi telah kehilangan motor saat berada didalam Masjid karena dikutil pelaku dengan modus berpura pura ikut Sholat berjamaah. Akhirnya, team Resmob untuk segera bergerak lidik dan membekuk pelaku.

“Laporan kehilangan kendaraan roda dua itu masuk ke Polres Lahat di delapan lokasi atau tempat kejadian perkara. Diantaranya, di Masjid Jl Veteran, Masjid Muhajirin, Masjid Aspol Bandar Agung, Masjid Milo Gunung Gajah, Masjid Jl Penghijauan, Masjid Ar Rohman Lembayung, Masjid Manggul, dan Masjid PJKA Srinanti,” bebernya.

Terakhir, sambung Satria, Team Resmob di lapangan yang sedang lidik kasus ini kembali menerima informasi bahwa ada korban seorang pelajar yang bernama Pebi Satria (20) warga Desa Suka Negara Kecamatan Lahat melaporkan kehilangan motor saat berada dibelakang Satlantas, Kelurahan Gunung Gajah Kecamatan Lahat.

Dilanjutkan Satria, kronologi kehilangan pada tanggal 20 Maret 2019 sekira pukul 19.00 WIB terjadi saat pelapor hendak menjemput temannya yang berada di Kelurahan Gunung Gajah tersebut. Setiba di rumah temannya, pelapor memarkirkan sepeda motor di luar pagar rumah. Lalu, korban masuk kedalam rumah temannya.

“Selang waktu tak lama saat keluar rumah, pelapor dikejutkan raibnya motor terparkir dan tersadar pelapor telah menjadi korban pencurian motor miliknya jenis Honda Beat tahun 2016 warna hitam BG 6962 EX bernomor rangka MH1JFZ115GK135286 dan nomor mesin JFZ1E1147325. Kerugian ditafsir sebesar Rp 20 juta,” terangnya.

Ditegaskan Satria, informasi tersebut langsung ditanggapi dengan gerak cepat untuk memburu keberadaan pelaku, berdasarkan LP/B- 55 / III / 2019/SS/RES LHT/ sek lahat TGL 27 maret 2019 ditambah lagi informasi dari kesaksian teman korban, Aulia (17) seorang pelajar juga warga Gunung Gajah.

“Gerak cepat anggota di lapangan menemukan titik terang informasi pelaku pencurian yang bernama Fernando membawa motor hasil curian ke tempat penampungnya di arah Kikim. Tak mau hilang jejak, team langsung luncuran dan berhasil mencegat pelaku di perjalanan hendak ke tujuan tersebut,” urainya.

Namun saat dijegat, kata Kasat, pelaku berusaha kabur dan melawan anggota yang telah memberikan tembakan peringatan tak digubris pelaku, maka sesuai dengan Standar Operasi Tim Resmob memberikan tindakan tegas dan terukur.

“Akhirnya, tersangka dan barang bukti kunci leter T dan satu unit sepeda motor merk Honda Beat warna hitam berhasil diamankan di Mapolres Lahat. Tak hanya itu, hasil pengembangan nyanyian tersangka barang bukti bertambah tiga unit motor Vario, Viexon, dan satu unit motor Scoopy,” pungkas Satria.***

Bagikan
Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *