Plt Bupati OKI, Gunakan APBD Perubahan Jembatan Cinta Jaya Akan dibangun Kembali

14 April 2018 / 21:54 WIB Dibaca sebanyak: 359 kali Tulis komentar

PEDAMARAN BBCom-Putusnya jembatan penghubung Desa Cinta Jaya dan berapa Desa di Pedamaran Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) Sumatera Selatan yang terjadi pada tanggal 13 April 2018 sekitar pkl 20.15 WIB Jumat, akibat tingginya debit air.

plt. Bupati OKI Arifai bersama rombongan dari dinas tata ruang, kadin BPBD dan camat pedamaran, tinjau kondisi jembatan tersebut, untuk sementara kegiatan di Desa Cinta Jaya lumpuh total.

Bupati OKI Arifai ketika di temui BBCom mengatakan, saat ini pihaknya sedang koordinasikan dengan Dinas PU, namun dalam waktu dekat akan segera diperbaiki dan akan kita gunakan anggaran APBD perubahan sekitar bulàn September Oktober 2018.

“Kita tetap mengambil langkah cepat untuk sementara waktu, karena aktifitas masyarakat jangan sampai terhenti” ujar bupati

Sementara menurut sekretaris Dinas Tataruang Jasmin ST mengatakan, akan segera mengambil langkah perbaikan, bantuan masyarakat sangat diperlukan untuk membersihkan puing-puing jembatan, masalah biaya akan ditànggung dinas PU.

Sedangkan untuk pembagunan kembali jembatan tersebut, Jasmin menuturkan, sesuai petunjuk bupati di anggaran APBD perubahan akan direalisasikan.

Ketika ditanya tentang umur kontruksi Jasmin menjelaskan, terkait jembatan tersebut “lama kontruksi jembatan menurutnya minimal paling lama 10 tahun itupun tanpa ada gangguan.

Sementara Komite Pemuda Pedamaran Budi berpendapat, jembatan penghubung antara Desa Cinta Jaya dan Pedamaran perlu perencanaan yang matang, karena kalau hanya perbaikan bisa saja dengan cepat dilakukan, penyebab roboh jembatan tersebut dari tumbuhan gambut (kumpai) kalau bahasa pedamaran TIMBOAN dan tiap tahun ada dan tiap tahun kumpai tersebut hanyut terbawa arus air sungai babatan.

“Kumpai timboan ini datangnya dari pengemin Lebak Lebung, namun dalam hal ini mereka tidak salah, karena mereka harus membersihkan lokasi lebak, tujuannya agar ikan dapat berkumpul sehingga ikan dengan muda didapat. Hal ini mereka lakukan karena lebak tersebut dibeli dengan harga yang cukup tinggi melalui lelang dari pemerintah setiap tahunnya”, kata Budi. (pani game)

Bagikan
Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *