Pencari Kerja di Kabupaten Cirebon Tahun 2026 Melonjak Drastis

KABUPATEN CIREBON | BBCOM – Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Cirebon mencatat meningkatnya jumlah pencari kerja yang cukup signifikan sepanjang 2026.

Menurut data Disnaker, hingga akhir Mei 2026, jumlah masyarakat yang terdaftar sebagai pencari kerja melalui kepemilikan Kartu Tanda Pencari Kerja (AK1) telah mencapai 21.837 orang atau mendekati total sepanjang 2025 yang mencapai 26.412 orang.

Kabid Penempatan dan Perluasan Kesempatan Kerja Disnaker Kabupaten Cirebon, Agus Susnanto, mengatakan peningkatan jumlah pencari kerja tidak terlepas dari kondisi bonus demografi yang sedang dialami Indonesia. Sebagai salah satu daerah dengan jumlah penduduk terbesar di Jawa Barat, Kabupaten Cirebon memiliki potensi jumlah pencari kerja yang tinggi.

“Kalau dilihat dari data pencari kerja yang terdaftar atau yang memiliki AK1, pada tahun 2025 jumlahnya mencapai 26.412 orang. Sementara hingga Mei 2026 sudah mencapai 21.837 orang,” ungkapnya.

Menurut Agus, terdapat dua faktor utama yang menyebabkan angka tersebut meningkat lebih cepat dibandingkan tahun sebelumnya. Faktor pertama adalah majunya jadwal kelulusan sekolah pada 2026 sehingga lulusan baru lebih awal mengurus AK1 sebagai syarat melamar pekerjaan.

“Begitu memasuki masa kelulusan, jumlah pencari kerja langsung meningkat. Itu yang membuat sampai Mei angkanya sudah mencapai lebih dari 21 ribu orang,” ujarnya.

Selain itu, Disnaker Kabupaten Cirebon juga melakukan pembenahan layanan pembuatan AK1. Jika sebelumnya layanan masih mengandalkan aplikasi SiapKerja yang dinilai memiliki sejumlah kendala, kini proses pendaftaran dapat dilakukan melalui website resmi Disnaker sehingga lebih mudah diakses masyarakat.

“Kemudahan akses layanan ini juga memengaruhi meningkatnya jumlah masyarakat yang mengurus AK1 karena prosesnya menjadi lebih mudah,” jelasnya.

Ia memperkirakan jumlah pencari kerja akan terus bertambah hingga akhir tahun seiring masih berlangsungnya proses rekrutmen lulusan baru. Meski demikian, ia menilai meningkatnya angka pencari kerja yang tercatat juga menunjukkan semakin banyak masyarakat yang memanfaatkan layanan resmi pemerintah.

Ia menambahkan, kepemilikan AK1 merupakan salah satu persyaratan administrasi untuk memasuki dunia kerja. Karena itu, masyarakat diimbau memanfaatkan kanal resmi Disnaker untuk memperoleh informasi lowongan pekerjaan yang telah diverifikasi.

“Kami menyediakan informasi lowongan kerja melalui situs resmi Disnaker. Informasi tersebut sudah diverifikasi sehingga masyarakat bisa memperoleh informasi yang lebih aman dan terpercaya,” katanya.

Pencari kerja di Kabupaten Cirebon masih didominasi lulusan SMA dan SMK. jumlah pencari kerja terbanyak berasal dari wilayah timur Kabupaten Cirebon.

“Ini menjadi pekerjaan rumah bersama agar peluang kerja semakin luas. Masyarakat, meskipun tinggal di luar kawasan industri, tetap harus memiliki akses informasi dan kesempatan yang sama untuk mendapatkan pekerjaan,” pungkasnya.(Bud)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *