OKI | BBCOM — Pembukaan Manasik Haji Terintegrasi tingkat Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) resmi digelar di Masjid Al Ikhlas, Kelurahan Jua-Jua, Kayuagung, Minggu (9/2/2025). Kegiatan ini diikuti oleh 385 calon jemaah haji (CJH) sebagai bagian dari rangkaian persiapan menuju pelaksanaan ibadah haji.
Mewakili Bupati OKI, Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda OKI, Alamsyah, menyampaikan ucapan selamat kepada para calon jemaah yang telah mendapat panggilan Allah SWT untuk menunaikan rukun Islam kelima. Ia menegaskan bahwa ibadah haji bukan sekadar perjalanan fisik, melainkan perjalanan spiritual yang membutuhkan kesiapan menyeluruh.
“Ibadah haji menuntut kesiapan fisik, mental, dan pemahaman ilmu agar dapat dilaksanakan dengan khusyuk dan sempurna. Oleh karena itu, pelaksanaan manasik ini menjadi bekal utama bagi para jemaah,” ujar Alamsyah.
Menurutnya, manasik haji tidak hanya bersifat formal, tetapi menjadi sarana pembelajaran penting untuk memahami tata cara ibadah haji sesuai tuntunan syariat, sekaligus membekali jemaah dalam menghadapi kondisi dan situasi di Tanah Suci yang berbeda dengan daerah asal.
Pada kesempatan tersebut, Alamsyah juga mengapresiasi para petugas haji asal Kabupaten OKI yang dipercaya mendampingi dan melayani jemaah. Ia berharap seluruh petugas dapat menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab, keikhlasan, serta mengutamakan pelayanan terbaik.
“Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ilir berkomitmen mendukung kelancaran penyelenggaraan ibadah haji, mulai dari tahap persiapan, pelaksanaan manasik, pemberangkatan, hingga kepulangan jemaah ke tanah air,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten OKI, Mutawali, mengatakan kegiatan manasik haji merupakan agenda tahunan hasil kerja sama antara Pemerintah Kabupaten OKI dan Kementerian Haji dan Umrah. Kegiatan ini dikoordinatori oleh Bidang Kesejahteraan Rakyat Setda OKI sebagai bagian dari upaya pembinaan serta peningkatan kualitas pelayanan calon jemaah haji.
“Jumlah calon jemaah haji Kabupaten OKI tahun ini sebanyak 385 orang, terdiri dari 167 jemaah yang tergabung dalam Kelompok Bimbingan Ibadah Haji (KBIH) dan 218 jemaah mandiri,” jelas Mutawali.
Ia berharap seluruh calon jemaah dapat mengikuti manasik dengan sungguh-sungguh, menjaga kesehatan, serta memahami rangkaian ibadah haji secara menyeluruh agar pelaksanaan ibadah berjalan lancar dan meraih predikat haji mabrur. (pani)















