KAYUAGUNG | BBCOM – Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) memberikan pembekalan etika digital kepada siswa baru SMA Negeri 1 Kayuagung dalam kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Ajaran 2026/2027.
Kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan pemahaman siswa mengenai penggunaan teknologi dan media digital secara bijak, aman, serta bertanggung jawab, sekaligus membentuk generasi muda yang berkarakter di ruang digital.
Kepala Diskominfo Kabupaten OKI, Adi Yanto, S.Pd., M.Si., mengatakan bahwa kemampuan digital harus diimbangi dengan etika agar para pelajar dapat memanfaatkan teknologi secara positif.
“Jejak digital adalah cerminan karakter. Apa yang kita unggah, komentari, maupun bagikan akan menjadi rekam jejak yang dapat memengaruhi masa depan. Karena itu, gunakan media digital untuk belajar, berkarya, dan menyebarkan hal-hal yang bermanfaat,” ujar Adi Yanto.
Dalam pembekalan tersebut, siswa mendapatkan materi mengenai etika bermedia sosial, pentingnya menjaga jejak digital, perlindungan data pribadi, keamanan siber, cara mengenali hoaks, berpikir kritis sebelum membagikan informasi, serta pemanfaatan internet untuk mendukung pembelajaran dan prestasi.
Adi Yanto juga mengingatkan para siswa agar tidak mudah mempercayai maupun menyebarkan informasi yang belum terverifikasi serta menghindari perilaku yang dapat merugikan orang lain di ruang digital, seperti ujaran kebencian dan perundungan siber.
Kegiatan berlangsung interaktif dengan antusiasme siswa yang aktif berdiskusi mengenai berbagai isu di ruang digital, mulai dari keamanan akun media sosial hingga membangun citra diri yang positif melalui aktivitas di internet.
Melalui kegiatan ini, Diskominfo Kabupaten OKI berharap para pelajar mampu menjadi generasi yang cerdas, berkarakter, dan bertanggung jawab dalam memanfaatkan teknologi digital di era transformasi digital. (pani)















