oleh

“Ngawangkong Bari Ngopi” Bahas Persiapan Event Piala Dunia U-20 Di Stadion Sijalak Harupat

KAB.BANDUNG | BBCOM – Jelang Piala dunia U-20 yang rencananya akan Kick off pada 21 mei 2021 mendatang di Stadion Sijalak harupat, segala persiapan menhadapi perhelaan tersebut pemkab Bandung dan pemprov jabar terus lakukan upaya semaksimal mungkin agar lancar dan sukses event tersebut.

Dalam kesempatan “Ngawangkong Bari Ngopi” di taman Anak komplek pemkab Bandung pada jum’at 16 Oktober 2020, Kadispora Kab.Bandung Marlan Nirsyamau dan Asisten Ekonomi Kesejahteraan Pemkab Bandung, Marlan yang hadir dan sekaligus narasumber acara tersebut.

Dikatakan Marlan Nirsyamau bahwa sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20 harus mengikuti aturan dari FIFA yang mana salah satunya terkait Teknologi Informasi terkini (VAR) yang tempatnya pun harus terpisah, Maka kini pihaknya pun harus mempersiapkannya.” Jelas Marlan Nirsyamau (16/10)

BACA JUGA  Zalrus FC Juara Liga Banjar

Lanjutnya, Terkait kondisi rumputnya pun saat ini terus diupayakan pemeliharaan dan penambahan rumput agar nantinya saat pelaksanaan event tidak terjadi masalah. Serta kondisi tiap Tribun pun terus dilakukan perawatan. Yang jelas kini pihaknya berusaha sepenuhnya agar event di stadion Sijalak Harupat Sukses dan lancar.

Disisi lain, Guna mendukung Piala Dunia U-20, Akan disiapkan lapangan untuk latihan yakni lapangan stadion GBLA, Sidolig, IPDN Jatinangor. Dan kalau berbicara masalah pembuatan lapangan baru, banyak hal yang harus dipertimbangkan salah satunya untuk membuat rumput tumbuh dilapangan akan memakan waktu sekitar 8 bulan ditambah lagi dengan anggaran yang cukup besar. Sehingga untuk capaian tersebut tidak mungkin menghadapi jelang piala dunia U-20 yang tinggal beberapa bulan lagi. ” Ungkapnya

BACA JUGA  Melalui NPCI Atlet Paralympic Berprestasi Akan Mendapatkan Kadeudeuh

Diharapkan Marlan Nirsyamau, semua pihak dapat bekerjasama agar terlaksananya event dunia yang akan berlangsung di stadion sijalak harupat juga diharapkan masyarakat, paguyuban dan PHRI dapat berkolaborasi dan sekaligus dapat memperkenalkan potensi daerah Kabupaten Bandung, sehingga kedepan jadi peningkatan dibidang pariwisata dan ekonomi karena hasil dari produk yang betkualitas. (*R)

Komentar