Nasib Stasiun Bojong Indah

23 Juni 2019 / 11:54 WIB Dibaca sebanyak: 520 kali Tulis komentar

Kereta Commuter Line menjadi salah satu transportasi yang banyak digunakan masyarakat. Terlebih dengan wajah baru beberapa stasiun yang membuat masyarakat nyaman menggunakannya. Namun, hal ini tak berlaku bagi Stasiun Bojong Indah.

Berbeda dengan stasiun lainnya yang sudah direvitalisasi, stasiun yang berlokasi di Rawa Buaya, Cengkareng, Jakarta Barat ini masih bertahan dengan desain yang lama. Hal ini pun membuat satu per satu pengunjung mulai berkurang. Letaknya yang berada di dalam perumahan tidak menjamin stasiun ini menjadi ramai. Bahkan, saking sepinya, stasiun ini terlihat seperti terbengkalai dan tidak terpakai.

“Mungkin perlu diperbaiki oleh pemerintah. Karena jujur saja kalau dibandingkan dengan stasiun lain seperti Stasiun Kebayoran atau Palmerah, stasiun ini masih jauh (kurang) sekali,” Ujar Fahmi, salah satu penumpang krl.

Lagipula, Bojong Indah ini ‘kan jaraknya dekat dengan Stasiun Taman Kota, jadi lebih banyak orang yang ke sana. Meskipun tidak sebagus stasiun lain, tapi setidaknya lebih ramai dan lebih hidup,” lanjutnya.

Fasilitas yang masih belum lengkap pun membuatnya semakin diabaikan orang. Hal ini diakui penumpang krl lainnya, Wawan.

Fasilitasnya masih belum lengkap. Toilet ada, minimarket juga sudah ada. Tapi mushollanya adanya di luar, menyatu dengan pangkalan ojek. Jadi kalau mau salat harus keluar stasiun dulu, kan ribet,” katanya.

Ketidaklengkapan fasilitas stasiun ini juga membuat keamanannya belum terjamin karena belum menyediakan tempat parkir sehingga kendaraan yang dibawa oleh penumpang harus dititipkan di rumah warga setempat.

Selain fasilitasnya yang belum mumpuni, Wawan juga mengaku kesulitan mendapatkan kendaraan karena akses transportasi yang masih sulit dijangkau.

Akses transportasinya susah, ya, bingung mau naik apa. Di sini satu-satunya transportasi yang bisa digunakan ya hanya ojek pangkalan atau ojek online yang memang sudah stand by di depan stasiun,, dekat warung kopi,” ungkap Wawan.

Beroperasi mulai pukul 05.30 WIB hingga 23.50 WIB, Stasiun Bojong Indah hanya memiliki dua jalur kereta api dan hanya dilintasi oleh satu layanan kereta api, yaitu tujuan Duri–Tangerang. Selamat sore Bapak/Ibu Redaksi. (Adityasari Dwi, mahasiswa Politeknik Negeri Jakarta)

Bagikan
Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *