oleh

Lurah Hegarsari Akan Panggil BKM, KSM dan Fasilitator “Program Kotaku Menjadi Sorotan”

BANJAR, BBCom – Program Kotaku yang menjadi sorotan masyarakat, terkait penerapan anggaran yang di duga asal asalan dan kurang tepat sasaran sehingga kualitas bangunannya di pertanyakan.

Kondisi seperti itu membuat prihatin berbagai kalangan, bahkan masyarakat mempertanyakan tentang kegiatan program kotaku yang dibiayai dari dana APBN tersebut.

Lurah Hegarsari Krisdianto memberikan tanggapan terkait Program Kotaku yang sedang menjadi sorotan, menurutnya peran dari pemerintah kelurahan sendiri dalam program Kotaku itu sebagai monitoring, tuturnya ketika di hubungi, Jumat(16/11/2018)  melalui telepon selularnya.

Dia juga mengaku, selalu menekankan pada Badan Keswadayaan Masyarakat (BKM) dan juga Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) dalam sosialisasi agar menjaga kualitas sesuai dengan perencanaan dan juga tepat sasaran.

“Disini kami hanya sebatas mengawasi sesuai dengan kapasitas kami yakni terkait lokasi pekerjaan, perkembangan pekerjaan. Kami tidak mempunyai kemampuan teknis karena ada fasilitator teknik yang memahami tentang teknis,” akunya.

Dikatakannya, dalam program Kotaku ini juga menggerakkan masyarakat supaya berswadaya. Pasalnya, kata dia, program ini sangat memerlukan swadaya dari masyarakat.

“Saya sudah koordinasi dengan BKM dan fasilitator. Kami juga membuat surat kepada BKM dan KSM supaya segera berkoordinasi dengan fasilitator dan askot untuk segera memperbaiki kekurangan tersebut sesuai dengan perencanaan dalam dokumen perencanaan,” paparnya,kepada BBCom.

Bahkan rencananya,Senin (19/11/218) Lurah Hegarsari Krisdianto akan mengundang semua pihak, BKM, KSM, fasilitator dan pihak kecamatan untuk membicarakan tentang permasalah yang menyangkut program kotaku.

“Insya alloh hari senin saya akan mengundan semua pihak BKM, KSM, fasiltator dan pihak kecamatan untuk membicarakan permasalahn yang menyakut Program Kotaku,”Pungkasnya (Johan)

Komentar