LSM Gasak Menilai Satgas Karhutla OKI Belum Serius Meminimalisir Titik Api

24 Oktober 2019 / 17:16 WIB Dibaca sebanyak: 259 kali Tulis komentar

OKI | BBCOM | Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) masih belum dapat ditanggulangi. Bahkan, Kabupaten OKI menjadi daerah penyumbang titik api terbanyak di sumatera selatan.

Berdasarkan data yang didapat dari tim monitoring pemantauan Hotspot Dinas Kehutanan Sumatera Selatan pada tanggal 21 oktober titik api di OKI sebanyak 54 titik disusul oleh Kabupaten OKU sebanyak 8 titik sementara pada tanggal 23 Oktober titik api di Kabupaten OKI bertambah menjadi 97 titik.

Ketua LSM Gasak, Iwan Gondrong menilai, kabupaten OKI belum serius dalam meminimalisir titik api di daerahnya terbukti dengan masih banyaknya titik api di daerah tersebut.

Menurutnya, upaya yang dilakukan oleh satgas karhutla Kabupaten OKI dinilai belum maksimal berbeda dengan beberapa daerah pesaing yang awalnya menjadi penyumbang titik api terbanyak seperti ogan ilir, banyuasin dan Muba. 

“Seperti di ogan ilir, banyuasin dan Muba yang selama ini menjadi pesaing OKI dalam hal titik api daerah ini justru hanya memiliki 1 titik api artinya upaya yang dilakukan daerah-daerah tersebut berhasil ini berbanding terbalik dengan OKI,” ujar pria berambut gondrong tersebut.

Iwan juga mempertanyakan, hasil pembentukan beberapa tim karhutla yang dibentuk oleh pemkab OKI. “Kemana satgas yang sudah dibentuk jangan hanya formalitas dan bersifat seremonial saja,,” ungkapnya Kamis (24/10/2019).

Dirinya berharap upaya yang selama ini dilakukan harus secara serius, sehingga hasil yang diperoleh dapat maksimal.

“Ini semua harus dilandasi dengan komitmen yang kuat dari semua pihak yang terkait, bukan saja untuk menggugurkan kewajiban, namun orientasinya lebih kepada hasil, sehingga didapatkan hasil yang maksimal,” tandasnya. (Pani)

Bagikan
Share
BACA JUGA  Pemkab OKI Tanam Pohon Gaharu Massal di Lingkungan Perkantoran

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *