Komisi IV Soroti Progres Proyek Revitalisasi Kalimalang yang Baru Berjalan 12 Persen

8 November 2019 / 11:47 WIB Dibaca sebanyak: 508 kali Tulis komentar

BANDUNG | BBCOM | Ketua Komisi IV DPRD Provinsi Jawa Barat, Imam Budi Hartono, mengatakan ada beberapa temuan terkait proyek revitalisasi Kalimalang ini, diantaranya ialah perpindahan proyek dari sisi utara ke sisi selatan ini kita akan melihat dokumen KUA-PPAS terkait perpindahan proyek revitalisasi ini apakah sesuai atau dirubah secara sepihak,

Selain itu Komisi IV menyoroti progres proyek ini yang baru berjalan 12 persen, sementara deadline tinggal sebulan lagi, Komisi IV akan menindak tegas apabila proyek ini mengalami keterlambatan dari deadline yang sudah disepakati.

Proyek Kalimalang ini terhambat oleh dua hal, yang pertama ialah proyek nasional pembangunan ruas jalan tol becakayu (Bekasi-Cawang-Kampung Melayu), dan Design Engineering Digital (DED) yang telat karena menunggu DED hibah yang berasal dari CSR hal ini yang menghambat pekerjaan di Kalimalang.

Tindak lanjut kedepannya DPRD melalui Komisi IV akan mengevaluasi di tahun anggaran 2020, apakah proyek revitalisasi Kalimalang tetap diberi anggarannya atau proyek ini ditunda karena berbenturan dengan proyek ruas jalan tol becakayu sehingga anggaran bisa diputar untuk keperluan provinsi yang dianggap penting lainnya. Hal ini dikatakan Ketua Komisi IV DPRD Jabar, Imam Budi Hartono, dalam kunjungan lapangan Komisi IV ke proyek revitalisasi Kalimalang, Kota Bekasi. (Selasa, 5 Novemver 2019).

Sementara itu anggota Komisi IV DPRD Jabar, Daddy Rohanady, mengatakan proyek revitalisasi Kalimalang ini merupakan salah satu proyek strategis di Provinsi Jawa Barat, akan tetapi persoalan izin proyek belum adanya sinkronisasi antara Dinas SDA Provinsi Jawa Barat dengan Dirjen SDA Kementerian PUPR.

Daddy juga menyoroti pekerjaan Kalimalang yang awal peruntukan APBD nya dikerjakan di sisi utara akan tetapi kenyataannya berubah menjadi sisi selatan itu berdampak pada besaran anggaran menjadi 4,75 Milyar serta berbenturan dengan proyek tol becakayu.

Untuk itu Komisi IV akan cermati serta awasi anggaran-anggaran proyek strategis provinsi terlebih di tahun anggaran 2020 yang didalamnya ada revitalisasi Kalimalang. (red/hms)

Bagikan
Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *