oleh

Ketua Relawan Apedas Menilai Penangan Covid-19 Kab OKI Gagal

“Dia juga khawatir jika hal ini terus dibiarkan berlarut larut tanpa ada kerja yang serius, mengingat penyebaran covid ini semakin hari semakin bertambah”


OKI | BBCOM | Terkait penyebaran virus corana semakin hari semakin meningkat di Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) Sumatera Selatan (Sumsel), hingga tingkat kekhawatiran masyarakat terhadap pandemi ini setiap hari selalu mengantui kehidupan mereka.

Melihat perkembangan tersebut menjadi perhatian khusus Relawan Apedas. Menurut Predy ketua relawan Apedas kecamatan Pedamaran OKI, keadaan yang sekarang kita hadapi khususnya di kecamatan Pedamaran

sampai sekarang kondisi gugus tugas kecamatan terkesan kurang tanggap dan antisipasi yang serius dalam penangan maupun pencegahan menyebarnya virus corana.

Dikatakannya, hal ini dapat dilihat dari berbagai kegiatan yang dilakukan masyarakat, terutama lokasi pasar semakin hari semakin meningkat dan ramai, banyak masyarakat pendatang dari luar datang ke pasar menang raya, mereka tidak memakai masker. “Pemandangan ini gugus tugas covid 19 Pedamaran harusnya tanggap.” Kata Predy (15/5).

Ia menambahkan, selaku ketua Relawan Apedas dirinya merasa prihatin dengan sikap pemerintah ini, karena penangan yang dilakukan gugus tugas covid 19 OKI dinilai gagal, bahkan ini terbukti penyebaran semakin hari semakin meningkat apalagi kurangnya pemahaman ataupun gagal paham antara masyarakat dan pemegang kebijakan dalam hal ini gugus tugas kecamatan.

“Anggaran covid 19 ini tidak sedikit mulai dari APBN/APBD belum lagi diambil dari setiap OPD sampai 50%, belum lagi bantuan dari perusahan yang tidak sedikit, bahkan sampai sekarang  pembagian sambako belum sampai ketangan masyarakat yang terdampak” ucap Predy

Disamping itu pihaknya juga sering kedatangan masyarakat menanyakan bantuan yang tak kunjung mereka diterima. “Kami juga sering kedatangan masyarakat yang keluhkan bantuan desa, karena sampai sekarang belum terealisasi, ini membuktikan bahwa tidak adanya keseriusan yang optimal dari pemerintah baik kabupaten maupun kecamatan” tegasnya

Dia juga khawatir jika hal ini terus dibiarkan berlarut larut tanpa ada kerja yang serius, mengingat penyebaran covid ini semakin hari semakin bertambah. ungkap Predy. (Pani)

BACA JUGA  Pertahankan WTP Tujuh Kali Pemkab OKI Terus Tingkatkan Kualitas Tata Kelola APBD.

Komentar

Berita Terbaru