oleh

Ketua LSM LPKP Tuding Ada Proyek Siluman di PUPR Kab OKI

OKI | BBCOM | Pembangunan yang dilakukan oleh Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang Kabupaten Ogan Komering Ilir (PUPR-Kab OKI) mendapat sorotan publik. Pasalnya berdasarkan informasi yang di terima BBCOM, setiap pekerjaan yang dilakukan oleh pelaksanaan banyak tidak mengikuti aturan yang telah ditetapkan, salah satunya tidak memasang papan proyek sebagai petunjuk teknis pekerjaan dan merupakan salah satu administrasi kegiatan pekerjaan yang wajib di pasang. bahkan kualitas dan standar pekerjaan ada dugaan penyimpangan  yaitu, pengurangan volume sehingga pekerjaan dinilai kurang memuaskan.

BACA JUGA  Desa Tanjungalai Wakili Kecamatan SP Padang Untuk Ikuti Lomba Program PKK dan P2WKSS

Menurut ketua LSM LPKP (Lembaga Pemantau Kebijakan Publik) Alifia Rabu 4/11/20, hasil investigasi tim LSM LPKP yang diakukan dalam pekan ini, juga menuding bahwa pekerjaan yang telah dilakukan PUPR OKI banyak yang tidak sesuai dengan RAB, bahkan ada juga yang penyalagunaan wewenang seperti konsultan pengawas pekerjaan dari pihak PUPR.

“Salah satu pekerjaan Peningkatan jalan Ruas ujung Tanjung -Simpang Tiga (Tulung Selapa) dengan jumlah anggaran Rp.1.980.000.000.00. pekerjaan tersebut sekarang sudah mengalami kerusakan parah dan kami menilai pekerjaan tersebut asal asalan.” kata Alifia pada media ini.

BACA JUGA  Pendidikan di Kab OKI Jadi "Ladang Bisnis" Oknum Kepala Sekolah

Diakatakannya, hal ini sebenarnya LPKP sudah melakukan klarifilasi melalui surat namun tidak ada tanggapan sama sekali dari pihak terkait, “kami yakin bahwa pekerjaan tersebut memang asal asalan dan punyai kesalahan, anehnya setiap pekerjaan yang dilaksanakan PUPR OKI tidak menggunakan papan proyek jadi seakan setiap pekerjaan tersebut terkesan proyek siluman”. ungkapnya.

Alifiah menambahkan sekarang ini timnya sedang mengumpulkan bahan untuk bukti dan akan kami ditindak lanjuti melalui pihak hukum. pungkasnya. (pani)

Komentar