Kabid PKLK Disdik Jabar Apresiasi Kegiatan LAMOJARI Tingkat SMP Terbuka

14 November 2019 / 13:25 WIB Dibaca sebanyak: 516 kali Tulis komentar

CIANJUR | BBCOM | Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat menggelar perhelatan Lomba Motivasi Belajar Mandiri (Lomojari) tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) se Jabar, di Cipanas Kabupaten Cianjur, Rabu (13/11-2019).

Menurut Kepala Bidang Pendidikan Khusus dan Layanan Khusus (PKLK) Dinas Pendidikan Jawa Barat, H. Nanang Nurwasid, SPd, Lomojari 2019 ini diikuti sebanyak 216 SMP Terbuka se-Jabar, yang pelaksanaannya di Hotel Indo Alam Cipanas, Kabupaten Cianjur, Rabu (13/11/2019).

Lomba yang diikuti siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) Terbuka ini, memadukan sisi akademis dan non-akademis. Kegiatan tersebut diisi pameran keterampilan siswa SMP Terbuka se-Jawa Barat dan lomba akademis, seperti cerdas cermat.

Nanang pun mengapresiasi dan mengaku bangga dengan kegiatan tersebut. “Saya sangat mengapresiasi kegiatan ini. Kita bisa mendorong mereka dari sisi akademis dan keterampilan. Saya harap, kegiatan ini bisa men-support mereka untuk siap bersaing,” harap Nanang.

Menurut Nanang, keterampilan/kreasi mereka juga sangat kompetitif dengan produk lain. “Produknya juga bagus-bagus dan sangat kompetitif. Meskipun memakai bahan-bahan daur ulang, tapi produknya layak jual,” ucapnya.

Contohnya, lanjut Nanang, vas bunga yang dibuat dari botol air mineral, lukisan dari koran, dan lain-lain. “Meskipun bahannya daur ulang, tapi hasilnya sangat bagus,” ungkapnya.

Nanang menyatakan, PKLK sangat mendukung kegiatan yang memotivasi siswa seperti Lomojari ini. “Saya harap, siswa SMP Terbuka juga bisa bersaing dengan siswa reguler, baik di bidang akademis maupun non-akademis,” ujarnya.

Nanang menyebutkan, data tahun 2016, jumlah SMP Terbuka mencapai 304 lokasi, dengan jumlah 34.000 siswa. Dengan jumlah tersebut, pihaknya akan terus berusaha mendukung agar SMP Terbuka lebih dimaksimalkan.

Salah seorang siswa SMP Terbuka, Nisa mengaku bangga karena hasil keterampilan/kreasinya bisa dipamerkan. “Saya dan teman-teman membuat bros. Alhamdulillah, banyak yang beli,” ujar Nisa (hms/dnd)

Bagikan
Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *