KABUPATEN BANDUNG BARAT | BBCOM – Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-18 Kabupaten Bandung Barat (KBB) pada 19 Juni 2025 berlangsung sederhana, namun sarat makna. Bupati Bandung Barat, Jeje Ritchie Ismail, menegaskan bahwa esensi dari peringatan hari jadi bukanlah kemeriahan semata, tetapi komitmen nyata dalam pembangunan daerah dan peningkatan pelayanan publik.
Dalam upacara yang digelar di Plaza Mekarsari, Bupati Jeje menegaskan bahwa pemerintah Kabupaten Bandung Barat berfokus pada pembangunan berkelanjutan dengan mengedepankan tiga sektor prioritas: infrastruktur, pendidikan, dan lingkungan hidup.
“Kami ingin menjadikan KBB sebagai daerah yang lebih baik dan maju. Fokus utama kami adalah pembangunan infrastruktur, pendidikan berkualitas, dan lingkungan hidup yang sehat,” ujar Jeje.
Visi AMANAH dan Program Strategis KBB
Bupati Jeje juga mengangkat kembali visi AMANAH (Aman, Nyaman, Adaptif, dan Harmonis) sebagai arah pembangunan KBB. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat, termasuk generasi muda, ASN, camat, kepala desa, dan perangkat pemerintah lainnya, untuk terlibat aktif dalam pembangunan dan memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat.
“Semangat membangun KBB harus memadukan motto Wibawa Mukti Kerta Raharja dengan visi AMANAH untuk mewujudkan kesejahteraan lahir dan batin,” kata Jeje.
Capaian dan Inovasi Pembangunan
Selama masa kepemimpinannya, Pemkab Bandung Barat mencatat berbagai pencapaian penting, di antaranya:
• Pembangunan Infrastruktur: Perbaikan 19 ruas jalan sepanjang 24,9 km.
• Pendidikan: Penargetan renovasi 47 ruang kelas di tingkat SD dan SMP.
• Lingkungan Hidup: Peluncuran Gerakan Beberesih Sungai, penerapan sistem sanitary landfill di TPPAS Sarimukti, serta penguatan sistem pengelolaan sampah dengan penambahan armada dan personel.
• Inovasi Pengolahan Sampah: Pengembangan teknologi daur ulang sampah plastik menjadi bahan baku produktif.
Menurut Jeje, semua program tersebut hanya akan berhasil jika didukung oleh semangat gotong royong, kolaborasi lintas sektor, dan pengabdian tulus dari seluruh pihak.
Warisan Pejuang Daerah dan Harapan Masa Depan
Jeje juga menyinggung sejarah pembentukan KBB sebagai daerah otonom yang dilandasi semangat perjuangan para tokoh lokal. Kini, tantangan utama adalah melanjutkan perjuangan tersebut dengan mewujudkan KBB yang lebih maju, sejahtera, dan berkelanjutan.
“Kita berdiri di atas warisan para pejuang daerah ini. Kini tugas kita bukan hanya mempertahankan eksistensinya, tapi memastikan kemajuannya,” pungkas Jeje.
Sebagai penutup, ia mengajak seluruh masyarakat memberikan “kado terbaik” untuk Kabupaten Bandung Barat melalui kerja nyata dan pelayanan prima.
“Mari kita hadiahkan kado terbaik untuk KBB dengan memberikan pelayanan terbaik bagi seluruh masyarakat,” tutupnya. (teddy)















