oleh

Gusman Meminta Pengusaha Mainan Untuk Tidak Beroperasi Selama Pandemi

OKI | BBCOM | Keberadaan mainan anak-anak seperti rekreasi komedi putar atau paket rekreasi lainnya ditengah wabah virus carona sangat tidak dianjurkan oleh pemerintah, karena keberadaannya diketahui bikin kerumunan banyak orang, sehingga sangat rentan terjadinya penularan Covid-19.

Lapangan bola di desa Pedamaran 6 Kecamatan Pedamaran Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) Sumatera Selatan (Sumsel) banyak terdapat maenan anak-anak, hampir setiap sore hingga malam hari berbagai kegiatan mainan anak anak beroperasi didaerah tersebut. Bahkan ada seorang pengusaha mainan yang datang dari palembang mendatangkan berapa unit mainan untuk di gelar dilapangan bola.

Untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19, Gusman kades Pedamaran 6 memanggil pengusaha maenan tersebut, didepan Camat dan Kapolsek serta beberapa kepala desa lainnya, Gusman dengan tegas meminta kepada pengusaha maenan untuk tidak beroperasi selama pandemi ini.

“Pengusaha mainan anak anak untuk tidak beroperasi di dalam pedamaran  karena terkait covid 19 ini kita dilarang melakukan perkumpulan apa lagi mainan ini yang sifatnya mengumpulkan massa, jadi kami selaku pemerintah desa dan unsur Tripika kecamatan Pedamaran agar segera menghentikan kegiatan tersebut, sebelum pihak aparat bertindak sesuai dengan aturan” ungkap kades Gusman Selasa 05/04/2020.

Sementara Camat Pedamaran Herkoles juga menambahkan agar masyarakat bisa paham bahwa kita sedang waspada terhadap penyebaran pandemi. “kita harus memutuskan rantai penyebaran covid 19 bukan mendatangkan kerumunan orang, kami selaku pemerintahan kecamatan berharap kepada masyarakat untuk patuhi dan jalankan himbauan dan aturan yang di tetapkan pemerintah. Pungkasnya. (Pani)

BACA JUGA  Pemerintah Terus Kebut Reformasi Birokrasi serta Persiapkan Pengadaan CASN 2021

Komentar