Esih Pemilik Rumah Tidak Layak Huni, Ambruk di Terjang Hujan.

18 Desember 2019 / 15:42 WIB Dibaca sebanyak: 281 kali Tulis komentar

BANJAR | BBCOM | Sungguh malang  nasib Esih (60) rumah yang di tinggali wanita paruh baya bersama empat cucunya semenjak di tinggal suami nya ambruk, Selasa malam (18/12/2019) pukul, 22.00 wib.

Esih(60) tinggal di lingkungan tanjungsukur Rt05/16 kelurahan Hegarsari, kecamatan Pataruman,Kota Banjar, Jawa Barat.

Menurut Esih Kejadian trpat pukul 22,00 di saat turun hujan dan dia lagi asik nonton televisi bersama cucu nya. Dengan sigap bercampur gugup Esih langsung memberitahukan kejadian tersebut kepada tetangga nya Rodi.

“Pas nuju hujan ngadadak tembok sisi ambruk, abi panik langsung ngajak incu  kaluar,”Katanya dengan logak sundanya.

Sementara Rodi menerima laporan Esih langsung melaporkan ke ketua Rt 05 dan langsung mengecek ke rumah Esih yang sudah berantakan.

“Begitu menerima ambruk nya rumah mak Esih saya langsung melaporkan nya ke pak Rt,” ujar Rodi, kepada BBCOM

Ke esokan harinya Kusdiana selaku ketua Rt 05/16 langsung melakukan pelaporan ke ketua Rw serta Babinmas , Polsek Pataruman dan BPBD kota Banjar termasuk ke pemerintahan kelurahan Hegarsari. Tak berselang lama pihak kelurahan, Polsek Pataruman ,Babinmas serta BPBD segera datang untuk melakukan pengecekan lokasi.

Dan menurut ketua Rw 16 Dede Rosidin kejadian ambruk nya rumah mak Esih di perkirakan menelan kerugian puluhan juta. Dan Esih untuk sementara di ungsikan karena di khawatirkan sebagian rumah Esih yang masih utuh akan ambruk karena kondisi rumah Esih sudah lapuk dan tidak layak huni.

“Kami tetap berkoordinasi dengan semua pihak yang terkait baik itu perintah kelurahan dan juga BPBD kota Banjar, dan untuk sementara Mak Esih kami ungsikan untuk mencegah hal hal yang tidak di inginkan,”Jela Dede Rosidi.

Hingg berita ini di terbitkan pihak Pemerintah kelurahan Hegarsari, BPBD kota Banjar masih terus mengupayakan bantuan salah satunya ke Badan kota Banjar.(Johan)

Bagikan
Share
BACA JUGA  Jenazah Penambang Pasir yang Hanyut Akhirnya di temukan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *