oleh

Dukung Ketahanan Pangan Kodim 0624 Kab. Bandung Tanam Jagung Serentak

KAB. BANDUNG | BBCOM | Mendukung ketahanan pangan Nasional, Komando Daerah Militer (Kodam) III/Siliwangi melakukan penanaman tanaman jagung jenis hibrida seluas 100 hektare di wilayah Kodam III/Sliwangi. Penanaman jagung serentak tersebut dilakukan secara seremonial di Kampung Cipahit, Desa Mekarsari, Kecamatan Sajira, Kabupaten Lebak.

Sementara untuk Wilayah Kodim 0624 Kab.Bandung, penanaman Jangung serentak secara seremonial dilaksanakan di lahan TNI Desa Ciheulang, Kecamatan Ciparay, Kabupaten Bandung.

Dalam Penanaman serentak itu selain dihadiri Dandim 0624 Kabupaten Bandung Letkol Inf Arh Dhama Noviang Jaya, tampak hadir pula Kejari Kabupaten Bandung Toto Sucasto, dari pihak Dinas Pertanian Kabupaten Bandung Agus Lukman,Camat Ciparay Heri Mulyadi , Koramil Ciparay Kapten Inf Aang Purtoni ,Kapolsek Ciparay Asep Dedi, Kades Ciheulang Rubby Nur Habibi bersama para kelompok tani serta tokoh masyarakat lainya, yang berlangsung di lahan TNI Wilayah Desa Ciheulang Kecamatan Ciparay, Rabu (3/8/2022) .

Menurut informasi yang dihinpun BBCOM, luas lahan Penanaman Jagung di Wilayah Binaan Kodim 0624 Kab.Bandung, sekitar 8,5 hektare. Yakni Kecamatan Ciparay seluas 2,5 hektare, Cicalengka 5 hektare dan Rancaekek 1 hektare. Namun penanaman jagung pada hari ini, baru dilskdanakan seluas 1 hektar yang lokasinya di lahan milik TNI Desa Ciheulang Kecamatan Ciparay, karena wilayah yang lain sebelum ditanam di Bios model demplot 44 dulu.

Dilokasi penanaman Kepala Desa Ciheulang Rubby Nur Habibi, merasa bersyukur Desanya telah dikunjungi Dandim 0624 Kab.Bandung bersama Forkopimda Kabupaten Bandung, serta Fokorpimcam Ciparay.

Dirinya juga sangat bersyukur desanya menjadi lokasi program ketahanan pangan yang digalakan oleh Kasad, dan ini menjadi harapan baru baginya dimana lahan TNI yang ada di wilayahnya ga ditanam apa-apa, sekarang ditanam jagung dan palawija lainya.

Sementara untuk pelaksanaan Sabung Rubby, dibantu oleh TNI mulai mencangkul, persiapan tanah dan pengobatan. Alhamdulillah, respon masyarakat sekitar sangat baik untuk bersama -sama memanfaatkan lahan keritis untuk dimanfaatkan oleh masyarakat, ” pungkasnya. (uden)

Komentar