Dr Thoriq: Masyarakat Perlu Belajar Dari Sejarah Untuk Merajut Kesatuan Bangsa

28 Februari 2019 / 12:04 WIB Dibaca sebanyak: 329 kali Tulis komentar

BANJAR, BBCom – Semua lapisan masyarakat perlu belajar dari sejarah untuk merajut kesatuan bangsa dengan nilai-nilai luhur yang mulia seperti dilakukan para pendahulu bangsa.

Pesan tersebut disampaikan Putra Ulama besar Suriah Alm Syekh Ramadhan Al Buthi yaitu Dr Thoriq Ramadhan Al Buthi sebagai Ketua Ikatan Ulama Suriah di Pondok Pesantren Al Azhar Citangkolo pada saat di selenggarakannya Munas dan Konbes NU, Kamis (28/2/2019)

Melalui penerjemahnya Dr Thoriq Al Buthi beliau menuturkan bahwa perjalanan kehidupan di Suriah dengan berbagai konflik jangan sampai terjadi pada bangsa Indonesia yang menjunjung nilai-nilai persaudaraan dan toleransi

BACA JUGA  DPRD dan Disperindagkop Kota Banjar Sidak Harga Bahan Pokok

Nilai-nilai itu tumbuh dan berkembang dalam kehidupan bermasyarakat yang pada akhirnya membentuk tatanan semangat kekeluargaan.

“Dengan belajar dari pengalaman hidup bersama, kita dapat merajut kesatuan bangsa, melalui kerjasama dan persatuan,” jelasnya

Menurutnya persatuan di Indonesia telah teruji dan menjadi satu kekuatan meski senantiasa mengalami ancaman dan gangguan baik dari dalam maupun luar negeri seperti isu akan di dirikannya negara kehilafahan 

Ketua Ikatan Ulama Suriah tersebut berharap melalui diskusi Munas dan Konbes, NU dapat menumbuhkan kesadaran publik bahwa nilai-nilai kebersamaan, persaudaraan, toleransi dan cinta kasih dalam kebinnekaan mampu memberikan pencapaian terbaik dalam merajut kesatuan bangsa.

BACA JUGA  Karang Taruna Cibeureum Berhasil Bentuk Pemuda Berkarakter dan Mandiri

Tak hanya Dr Thoriq Ramadhan Al Buthi pada acara tersebut hadir pula Ketua Umum Nahdatul Ulama ( NU )  Prof Dr Said Aqil Siradj dan ulama besar NU lainnya dalam pelaksanaan Munas dan Konbes NU yang diselenggarakan selama 3 hari di Citangkolo Kota Banjar. (Johan)

Bagikan
Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *