DPRD Prov. Sumsel Sosialisasi dan Monitor Keadaan COVID-19 di Kab. OKI

13 Mei 2020 / 17:05 WIB Dibaca sebanyak: 109 kali Tulis komentar

Gambar : Ketua DPRD Prov. Sumsel Hj. R.A. Anita Noeringhati

OKI | BBCOM | Pandemi COVID-19 Terus Menjalar ke Berbagai Wilayah di Prov. Sumatera Selatan, Tak Terkecuali di Kabupaten Ogan Komering Ilir. Peran Serta Semua Pihak Diperlukan untuk Memutus Mata Rantai Penyebaran COVID-19

DPRD Prov. Sumsel dalam Kunjungan Kerjanya ke Kab. OKI, Rabu (13/5/2020) Ingatkan Bahwa OKI adalah Pintu Masuk ke Wilayah Sumsel dan Pengetatan Harus Dilakukan Sebagai Upaya Pencegahan Masuknya COVID-19, Apalagi OKI adalah salah satu daerah Penunjang Ibukota Provinsi Sumsel, Kota Palembang

“Kami meminta kepada Pemkab OKI, bahwa OKI ini adalah pintu gerbang masuk ke Sumsel, dari jalan tol Lampung ke Palembang hanya ditempuh 3 jam, sehingga pengetatan masuk ke pintu gerbang Sumsel ini harus dilakukan agar penyebaran Virus kasus Impor itu tidak masuk lagi ke Kabupaten OKI” Ujar Ketua DPRD Prov. Sumsel Hj. R.A. Anita Noeringhati

“Bahwa kita tahu pada Hari ini, PSBB Kota Palembang dan Prabumulih SK nya sudah disampaikan dari Kementerian Kesehatan RI. Kita tahu bahwa Palembang berdekatan dengan OKI, kita juga sudah tersambung melalui jalan tol, sehingga perlu menjadi perhatian Kabupaten OKI sebagai penunjang dari Kota Palembang”

Anita juga mengingatkan bahwa bantuan COVID-19 harus segera didistribusikan dengan baik kepada masyarakat terdampak

“Tentunya seluruh Kabupaten/Kota telah menerima bantuan dari pusat, jangan sampai bantuan tersebut belum terdistribusi dengan baik” tutupnya

Menanggapi hal tersebut Wabup Shodiq Menyampaikan bahwa Kabupaten OKI telah mengambil langkah-langkah yang maksimal dalam penanganan COVID-19

“Kami telah mengambil langkah-langkah pencegahan dengan membentuk Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19, kami telah menjaga ketat seluruh pintu masuk ke wilayah OKI dengan mendirikan posko-posko check point, terutama di Jalan Lintas Timur dan yang melewati Akses Jalan Tol, sosialisasi pun kami terus lakukan kepada masyarakat” ungkap Shodiq

Terkait Bantuan Sosial Masyarakat terdampak COVID-19, Wabup Shodiq juga mengungkapkan bahwa proses penyalurannya telah berjalan, dan Kabupaten OKI menjadi daerah terbesar ketiga di Sumatera Selatan setelah Provinsi Sumsel dan Kota Palembang yang melakukan Refocusing anggaran untuk penanganan COVID-19

“Alhamdulillah terkait bantuan sosial masyarakat terdampak COVID-19 ini sudah berjalan, dan Insya Allah dalam waktu dekat semuanya dapat dituntaskan secara maksimal”

“Kabupaten OKI sendiri menjadi daerah yang melakukan refocusing anggaran terbesar ketiga di Sumsel setelah Provinsi Sumsel dan Kota Palembang” tutupnya .(pani)

Bagikan
Share
BACA JUGA  Luar Biasa,! Anggota Dewan OKI Rela Potong Gaji Demi Masyarakat

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *