Dosen Ushuluddin UIN Bandung Kursus Menyusun RPS Model OBE

7 Februari 2020 / 09:40 WIB Dibaca sebanyak: 2436 kali Tulis komentar
Bagikan

BANDUNG | BBCOM | Pendidikan tinggi mendapat tantangan peningkatan mutu. Ini menjadi perhatian utama pimpinan berserta jajaran Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Gunung Djati (SGD) Bandung.

Fakultas Ushuluddin UIN SGD Bandung berkomitmen untuk meningkatkan mutu akademik. Dalam hal ini digelar “Kursus Menyusun Rencana Pembelajaran Semester (RPS) Model Outcome-Based Education (OBE).” Acara berlangsung di Aula Lantai 4 Ushuluddin Jalan AH. Nasution 105 Bandung, Kamis, (06/02/2020).

Dr. Radea Juli A. Hambali, M.Hum., Wakil Dekan I Bidang Akademik memandu acara. “Melalui agenda ini kita pastikan dosen dapat menyusun RPS model OBE,” tegas Dr. Radea Juli A. Hambali, M.Hum.  

Kursus ini menghadirkan fasilitator dari Lembaga Penjaminan Mutu (LPM), UIN SGD Bandung. Dr. Izzah Faizah Siti Rusydati Khaerani, M.Ag., Sekretaris LPM dan Dr. Rohanda, M.Ag., Kepala Pusat Audit dan Pengendalian Mutu LPM.

Rencana Pembelajaran Semester (RPS) diarahkan menggunakan model Outcome-Based Education (OBE). “Ini merupakan pembelajaran berorientasi luaran. Disebut pula metode pembelajaran yang memiliki fokus pada luaran berupa capaian pembelajaran,” papar Dr. Izzah Faizah, M.Ag.

RPS Matakuliah menyediakan matrik Visi, Misi, CPL (Capaian Pembelajaran Lulusan), CPMK (Capaian Pembelajaran Matakuliah), Deskripsi Materi Kuliah, Mater Kajian dan Bobot Kedalaman, Waktu Perkuliahan, Kriteria Indeks Penilaian, Sumber, dan RPKPS (Rencana Program dan Kegiatan Pembelajaran Semester). “RPS hendaknya diarsipkan di program studi,” lanjut Dr. Izzah Faizah, M.Ag.

Kurikulum berbasis Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI) pada dasarnya mengadaptasi OBE. KKNI merupakan kerangka penjenjangan kualifikasi SDM Indonesia yang menyandingkan, menyertakan, dan mengintegrasikan sektor pendidikan dan sektor pelatihan. “Menyusun RPS hendaknya memerhatikan KKNI. Selebihnya dikuatkan dengan OBE. RPS model OBE perlu menambahkan profil lulusan program studi,” ujar Dr. Rohanda, M.Ag.

Hadir pada kegiatan ini para Ketua dan Sekretaris Jurusan serta Dosen sekitar 60 orang. Antusiasme mengikuti kursus begitu menyeruak di kalangan sivitas Dosen Fakultas Ushuluddin UIN SGD Bandung. (rls/red)

BACA JUGA  Keterbatasan Sarana, Tak Halangi Siti Hardiyanti Berinovasi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *