,

DKM AL FALAH Siap Cetak Generasi Muda yang Religius dan Agamis.

24 Juni 2019 / 20:11 WIB Dibaca sebanyak: 245 kali 2 Komentar

BANJAR, BBCOM – DKM AL FALAH Lingkungan Awiluar merupakan DKM yang sangat produktif dalam melaksanakan dan mengkoordinir kegiatan kegiatan keagamaan beserta masyarakatnya yang senantiasa aktif mengikuti kegiatan bidang keagamaan.

Ini terbukti dari berbagai program kegiatan keagamaan yg telah diluncurkan oleh pemerintah kota banjar sampai sekarang benar benar terlaksana dengan baik. Kegiatan yang sekarang sydah berjalan diantaranya, Gerakan Masyarakat Magrib Mengaji, Khotmil Quran, Program Bantuan POKJAMAS dengan posisi saldo sekarang 45 juta dan Subuh Keliling.

Menurut Lurah Situ Batu Budi Kuswandani, S.Sos, M.AP kegitaan ini tidak terlepas dari peran aktif pengurus DKM beserta jajaran dalam melaksanan syiar agama sekaligus didukung warga masyarakatnya yang religius pula.

Sehingga pada hari Senin (24/6/2019), Pemkot Banjar meresmikan Kampung Tadarus di Wilayah nya.

“Tentunya kami beserta seluruh komponen masyarakat sangat bahagia dan senantiasa berkomitmen menjalankan program ini secara continue dan berkesinambungan,” Ungkap Budi

Selaku Lurah Situ Batu dia beserta Ketua DKM AL Falah lingkungan Awiluar, Iskandar dan para pengurus lainya akan berusaha menyasar efektivitas program ini kepada kaum muda yaitu kaum milenial generasi islam lebih tepatnya.

” kami mengharapkan sekaligus akan memciptakan akhlak kaum milenial yang religius dan agamis sebagai pondasi juga benteng di tengah tengah budaya luar yang bisa merusak jiwa juga mental generasi muda kedepan nya,” Tegas Lurah yang masih muda dan religius ini.(Johan)

Bagikan
Share

2 Komentar

  • Dadan Sudiana says:

    Saya selaku putra Daerah yg ada di perantauan.. Tentunya sangat mndukung sekali dg adanya program tsb, berbagai upaya pemerintah untk mnjadikn anak bangsa ini mnjadi insan yg muttaqin, namun… Prlu diketahui bahwa Dusun Awiluar khysusnya CIBONTE, memang jauh sebelumnya disitu brdiri Pondok Pesantren yg para santrinya sekitar 30 thnan yg lalu.. Bnyak santri n santriwati yang brmukim (mondok) misalnya dari Boja, salem, jawa tengah, namun dg seiringnya waktu.. Kampung yg dulunya tempat mnimba ilmu khususnya ilmu agama, kini auranya hampir sirna. Anak mudanya jika dulu ngumpul di masjid, mngaji selepas magrib… namun skarang amat sangat mmprihatinkan seiring dg dunia medsos melanda… Dengn adanya program ini semoga bisa untuk mnciptakan insan muttaqin & mmpu mnularkan energi positif ini ke dusun2 yg lain khususnya di wil kota banjar, yg lbih luas lagi ke dusun2 dalm wilyah NKRI. Trims.
    (ADS_LNB.Stg.tea)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *