oleh

Camat Ciparay Terima Kunjungan Tim Monev Pkald Dinas DPMD Kab. Bandung

KAB. BANDUNG | BBCOM | Camat Kecamatan Ciparay, Kabupaten Bandung Gugum Gumilar, menerima kunjungan tim monitoring ADPD dan Dana Desa Tahung Anggaran 2020.

Kegiatan tersebut selain dihadiri tim monitoring Bidang Pkald Dinas DPMD Kab.Bandung dan camat Ciparay, juga dihadiri para kepala Desa, para BPD ,Sekdes,Kaur Kesra serta para LMPM dari 14 Desa se-Kecamatan Ciparay di Gedung pertemuan Kantor Kecamatan Ciparay, Selasa (9/3/2021).

Usai melakukan sambutan Camat Ciparay Gugum Gumilar Menjelaskan. Kita pada hari ini menerima kunjungan tim monitoring ADPD dan Dana Desa Tahung Anggaran 2020.

“Alhamdulillah, tadi sudah kita melaksanakan pembukaan, dihadiri semua kepala desa beserta ketua BPD dan juga perangkat desa.

“Jadi, kaitan dengan monitoring evaluasi ini tentu saja bagian dari pembinaan dalam rangka untuk melihat sejauh mana proses Pertanggungjawaban dan juga pelaksanaan program-program yang dilaksanakan oleh pemerintah desa yang sumber pembiayaannya berasal dari DPA ADPD dan dari dana desa,” jelasnya.

Gugum juga berharap, tentu saja harapan saya dengan adanya kegiatan Monep oleh tim monitoring ini sebagai rangkaian sebagaimana setelah kita laksanakan oleh tim Kecamatan Monev ditindaklanjuti oleh tim Kabupaten,” harapnya.

Selain itu Gugum berharap, tentunya untuk melihat sejauh mana ataupun pemerintah desa betul-betul melaksanakan pertanggungjawaban secara akuntabel, baik secara administrasi ataupun secara fisik di lapangan,”tukas Gugum.

BACA JUGA  Operasi Yustisi, Pantau Ketaatan dan Kedisiplinan Masyarakat Terkait Covid-19 di Ka Bandung

Disela kesibukannya Kepala Bidang Pkald pada Dinas DPMD Kabupaten Bandung Yessi Samsiah juga menjelaskan, kegiatan monitoring dan evaluasi untuk dana desa dan dana ADPD tahap ke 2 tahun 2020 di Kecamatan Ciparay,” jelas Yessi.

Sambung Yessi, Kecamatan Ciparay terdiri dari 14 Desa sesuai dengan surat perintah dari.

“Yaitu, Bapak Dr. Haji Tata Irawan Suradi untuk melaksanakan monitoring dan evaluasi di Kecamatan ini untuk melihat dan memantau sejauh mana pelaksanaan dari dana bantuan terhadap desa,” sambungnya.

Lanjut Yessi, tentu saja kami dalam hal ini terus berkoordinasi dengan tim pembina kecamatan beserta jajarannya yang juga telah melaksanakan monitoring dan evaluasi terhadap kantor keuangan desa di wilayahnya.

Pada saat ini pihaknya, hanya ingin memastikan bahwa pelaksanaan kegiatan di lapangan maupun Administrasi, dokumentasi kegiatan sudah berjalan.ujarnya.

Masiih menurut Yessi, pihaknya juga nanti setelah dilaksanakan wawancara di tempat ini antara tim dengan pelaksanaan berita acara monitoring. Juga akan diadakan pemantauan ke lapangan, tentu saja secara sampel 2 atau 3 desa hasil dari wawancara.

” Jadi yang kita pantau ini adalah, hasil dari wawancara mana yang perlu kita pantas,” lanjutnya.

Dirinya juga mengucapkan terima kasih kepada Pak Camat beserta jajarannya yang telah menerima dengan baik. Memfasilitasi kegiatan monitoring ini dan juga telah melaksanakan monitoring tingkat wilayah Kecamatan Ciparay,”tutup Yessi.

BACA JUGA  BAN-GUB Tahun 2020 Desa Mekarsari Kec Cipongkor di Alokasikan ke Renovasi Kantor Desa

Sedangkan menurut Ketua Apdesi Kecamatan Ciparay Agus Hamdani mengungkapkan, Monitoring dan evaluasi untuk anggaran yang bersumber dari pusat APBN yaitu dana desa tahap 3 dan dari kabupaten ADPD tahap 2 .

Pihaknya mengucapkan terima kasih dari mulai Pak Camat sudah memfasilitasi kepada tim monep dari Kabupaten yang sudah memberikan tugas oleh Kepala Kadis DPMD, Bapak Haji Tata semoga dengan adanya monitoring ini. dari awal sampai akhir berjalan lancar ridho Allah subhanahu wa taala,”ucap Agus.

Agus juga berharap, untuk ke depannya dengan adanya pembinaan untuk masing-masing desa yang ada di Kecamatan Ciparay yang berjumlah 14 desa untuk supaya lebih bagus lagi, lebih baik lagi, lebih benar lagi.

” Kegiatan-kegiatan yang sudah dilaksanakan, dan menjadi benar baik menurut dinas terkait dan ke depannya proses pengajuan dana desa dan dana ADPD semoga bisa cepat terealisasi di awal tahun di bulan Januari, Februari yang selama ini kita pemerintah desa,” harapnya

Lanjut Agus, pencairan dana desa rata-rata di bulan April, semoga dengan adanya momentum sekarang, untuk tahun anggaran 2020 ada yang November otomatisnya sampai Januari, Sekarang baru mulai.

” Mudah-mudahan tidak mengambat secara tiba secara pencairan,” pungkas Agus. (Ud)

Komentar