Berkunjung ke Situs Sejarah Candi Prambanan

24 Desember 2018 / 11:45 WIB Dibaca sebanyak: 891 kali Tulis komentar

JOGYAKARTA BBCom-Diketahui bahwa Indonesia mempunyai banyak sekali tempat yang indah yang sayang jika generasi Kita tidak mengetahui cara menjaga dan melestarikannya. Bagaimana bisa mereka menjaga dan melestarikannya jika mereka tidak mengetahui sejarah tentangnya. Salah satunya ialah Candi Prambanan yang merupakan warisan sejarah yang masih berdiri kokoh. Candi dan prasasti lain sangat sesuai dijadikan tempat wisata bagi pelajar. Mereka akan mempunyai banyak wawasan yang berkaitan dengan sejarah. Jika sebelumnya sejarah hanya akan dipelajari di kelas, kini bisa menikmati dan melihatnya secara langsung.

Sekilas Mengenai Candi Prambanan.

Candi di Indonesia yang merupakan kepunyaan agama Hindu dan yang terbesar ialah Prambanan. Belum dipastikan hingga kini, sebenarnya kapan candi tersebut dibangun dan siapa dan perintah siapa yang melakukan pembangunan candi tersebut? Namun para peneliti meyakini jika candi tersebut di bangun pertengahan abad ke-9 di bawah pemerintahan Wangsa Sanjaya. Wangsa Sanjaya adalah Raja Balitung Maha Sambu. Dasar dari dugaan tersebut berasal dari isi prasasti Syiwagrha yang diketemukan di sekitaran Prambanan yang tersimpan rapi di Museum Nasional Jakarta. Di prasasti tersebut tertera angka 778 saka yang artinya 856 Masehi yang ditulis saat pemerintahan Rakai Pikatan waktu itu.

Candi Prambanan mempunyai bentuk denah asli yaitu persegi panjang, yang terdiri atas njaba (pelataran bagian luar), tengahan (pelataran bagian tengah) dan njeron (pelataran bagian dalam). Bagian luar merupakan halaman yang terbuka dan mengelilingi seluruh pelataran luarnya. Mempunyai bentuk persegi atau bujur sangkar dengan kurang lebis luasnya 390 meter persegi. Dulunya pelataran tersebut dikelilingi oleh pagar yang terbuat dari batu yang kini hanya tersisa reruntuhannya saja. Hingga kini belum diketahui isi dari pelataran bagian luar tersebut apa saja.

Sedangkan di pelataran tengah Candi Prambanan yang berbetuk persegi panjang. dulunya dikelilingi oleh pagar dari batu juga yang terdiri dari 4 teras berundak. Yang hampir semua pelataran bagian terisi dengan reruntuhan candi saja.

Pelataran di bagian dalamnya merupakan yang paling tinggi letaknya dan masyarakat sekitar mempunyai anggapan jika tempat tersebut paling suci diantara yang lainnya yang telah disebutkan tadi. Bentuknya tak jauh beda dengan yang lainnya yaitu berdenah bujur sangkar dengan sekelilingnya terdapat turap dan pagar batu juga. Kemudian di empat sisinya terdapat gerbang dengan bentuk gapura paduraksa, yang masing – masing mempunyai candi kecil berpasangan.

Candi tersebut mempunyai pasangan masing-masing dan seolah sengaja dihadapkan. Candi Wisnu dengan Garuda, Candi Syiwa dengan Nandi dan Candi Brahma dengan Angsa. Dari 3 pasangan candi yang berhadapan tadi membentuk sebuah lorong dan terdapat candi pula yang dinamakan dengan Candi Apit.

Menuju Lokasi Candi Prambanan.

Jika Anda sedang berada di Kota Yogyakarta maka hanya berjarak 17 km dari barat daya dan jika dari Klaten maka berjarak 3 km dari utara. Akses menuju Candi terbilang mudah karena lokasinya tepat berada di Jalan Raya antara Solo dan Yogyakarta. dengan mudah bisa Anda tuju menggunakan TransJogja jika ingin berangkat dari Kota Jogja menuju halte pasar Prambanan. Kebanyakan setiap bus yang menuju Solo akan mengantarkan hingga di depan Candi.

Bila Anda menggunakan kereta maka dari stasiun bisa Anda dapati banyak taksi yang akan bersedia mengantarkan Anda langsung menuju Prambanan. Begitu pun juga bila Anda dari Bandara juga banyak tersedia TransJogja yang siap meluncur sampai tujuan.

Tapi akan lebih nyaman dan menyenangkan jika mengunjungi sejarah seperti Prambanan menggunakan kendaraan pribadi agar bisa membuat anak-anak mudah bergerak sesuka hati mereka. Anda tidak usah bingung untuk bisa menemukan lokasi candi ini dengan sulit karena letak Prambanan berada di jalan raya antar Kota Solo dan Jogja lebih tepatnya berada di km ke 16 sebelah utara jalan. Selain itu dengan menggunakan kendaraan pribadi bisa membuat Anda bersama keluarga menginap di tempat yang berada di sekitar Prambanan. Bahkan yang terbaru dilansir diperbolehkan untuk menginap di sekitar Candi Prambanan dengan seizin pihak penyelenggara atau pemelihara candi tentunya. Selamat berlibur dan mencoba.

Bagikan
Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *