oleh

Beraksi di Muara Enim dan PALI, Begal Bersenpi Keok di Cambai Prabumulih

PRABUMULIH | BBCOM | Satu dari enam komplotan pelaku begal motor yang meresahkan di wilayah Prabumulih, Muaraenim dan PALI, keok dihadiahi timah panas di kaki kirinya oleh petugas.

Pelaku yakni Nada Irama (19) ditembak petugas dari Tim gabungan Satreskrim Polres Prabumulih dan Tim Elang Muara Satreskrim Polsek Cambai, karena mencoba kabur dan menyerang petugas menggunakan parang.

Tidak hanya Nada Irama, petugas juga menembak spesialis penadah motor curian lintas Kabupaten kota.

Penadah yang dilumpuhkan itu yakni Pion (45), ketiganya merupakan warga Dusun 1 Desa Sukacinta Kecamatan Sungai Rotan Kabupaten Muaraenim.

Sementara para pelaku lain inisial SA, WS, AR, RE dan RY masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) Polsek Cambai dan Satreskrim Polres Prabumulih.

Kapolres Prabumulih AKBP Siswandi SIK MH melalui Kapolsek Cambai Iptu Hendra Sutisna mengungkapkan diringkusnya dua pelaku atas laporan M Rizki yang merupakan warga Kelurahan Mangga Besar kota Prabumulih.

Dalam laporannya, Rizki mengaku menjadi korban begal motor ketika melintas di jalan Raya Sungai Medang Kelurahan Sungai Medang Kecamatan Cambai kota Prabumulih, pada Kamis (5/5/2022 sekira pukul 22.00.

Saat itu Rizki hendak pulang ke rumahnya usai mengantarkan pacar di Kelurahan Sungai Medang, tiba di jalan Sungai Medang korban menyalip dua motor yakni Vixion dan Yamaha MX dimana masing-masing motor berboncengan tiga.

Setelah dipotong, enam pelaku dengan dua motor itu lalu mengejar dan menghadang laju motor Scoopy BG 5027 CX milik korban.

Tidak banyak basa-basi, enam pelaku menodongkan senjata api rakitan dan satu diantara pelaku memukul kepala korban hingga membuat Rizki tersungkur.

Melihat itu para pelaku langsung kabur dan meninggalkan korban. Rizki kemudian meminta pertolongan dan melapor ke Polsek Cambai kota Prabumulih.

Mendapat laporan itu, team Elang Muara Polsek Cambai dipimpin oleh Kanit Reskrim Aiptu Nendri SH bersama team Gurita Polres Prabumulih dipimpin Iptu Sardinata SH langsung melakukan penyelidikan dan mengetahui identitas para pelaku.

Petugas lalu mendatangi desa Suka Cinta dan meringkus Nada Irama, namun karena pelaku melakukan perlawan dengan merebut senjata dari anggota sehingga terpaksa diberi tindakan tegas terukur di kaki.

“Dari interogasi kita lakukan diketahui motor dijual ke penadah yakni Pion yang merupakan rekan satu kampungnya,” ungkap Kapolsek Cambai, Minggu (15/5/2022).

Lalu kita ringkus juga Pion namun tersangka melakukan perlawan dengan membawa parang serta berteriak membangunkan warga namun dengan sigap anggota melakukan tindakan tegas ke pelaku.

“Pion ini sendiri adalah penadah yang sering membeli motor dari hasil kejahatan yang dilakukan pelaku di wilayah hukum Polres Prabumulih, wilayah hukum Polsek Gelumbang, Lembak, Sungai Rotan Polres Muaraenim dan wilkum Polsek tanah Abang Polres Pali,” tegasnya.Sementara untuk para pelaku lain, Kapolsek mengatakan pihaknya masih dalam pengejaran oleh pihaknya.

“Pelaku lainnya masih dalam pengejaran petugas. Selain seorang pelaku dan penadah, kami juga mengamankan satu unit motor Yamaha Vixion yang dipakai pelaku melakukan aksi,” katanya. (hms/dbs)

 

 

Komentar