Aneh!! Jalan Dalam Kota Lahat Masih Dilintasi Dump Tronton “Raksasa”

23 Agustus 2018 / 21:25 WIB Dibaca sebanyak: 737 kali Tulis komentar

LAHAT BBCom – Semenjak berita yang ditayangkan beberapa media online, diantaranya berjudul “Peraturan Dishub Tak Digubris, Dump Truck Masih Berkeliaran di Kota Lahat” dan berjudul “Rambu Dilarang Melintas Bagi Sopir Truck” itu membuat kendaraan Dump Truk jenis Tronton yang bermuatan Krokos puluhan tonase tak terlihat melintas di jalanan dalam Kota Lahat.

Namun, pemandangan itu tak berlangsung lama. Karena hasil pantauan BBCom, dalam minggu ini armada tersebut terlihat melintas jalanan dalam Kota Lahat dimalam hari.

Bahkan sore tadi, Kamis (23/8/2018) BBCom berhasil mengambil gambar dua unit dump tronton yang akan melewati jalan di depan Masid Almutaqin dari arah Kecamatan Pulau Pinang tempat muat hasil tambang galian C jenis Krokos menuju tempat bongkar di Kecamatan Merapi.

Tampak di belakang dua unit armada “Raksasa” itu tak terpasang tanda kendaraan Nomor Polisi (Nopol) dan terlihat dari celah dump belakang bercucuran air asal sungai lematang yang terbawa dalam muatan Krokos.

“Kan memang boleh lewat lingkar luar,” jawab Kepala Satuan (Kasat) Lalu Lintas (Lantas) Polres Lahat, AKP. Dani Prasetya. SIK saat dikonfirmasi keberadaan dua unit dump tronton tersebut serta air krokos yang dikeluarkan dari celah belakang bak tronton yang membuat jalan licin dan berkemungkinan mengakibatkan pengendara sepeda motor jatuh atau kecelakaan lainnya.

Kasat Lantas menyarankan untuk konfirmasi ke Dinas Pekerjaan Umum terkait bagaimana keputusan tentang jalan tersebut, ketika BBCom mengkonfirmasi lintasan dump tronton itu dari arah Pulau Pinang melewati Kantor Lantas Polres Lahat yang disampingnya terlihat berdiri tegak rambu jalan IIIB dan dilanjut lewat Talang Jawa hingga Simpang Kodim belok kanan arah Depot Pertamina belok kiri melintas jalan Martadinata sampai dengan tujuan bongkar wilayah Merapi.

 

Berdasarkan informasi yang dihimpun, terkait persoalan itu kepada wartawan, Plt. Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Lahat, Drs. H. Deswan Irsyad. M.Pdi diruang kerjanya, Rabu (8/8/2018) menjelaskan, penerapan sanksi kepada sopir yang membandel sudah diberlakukan. Meskipun pelanggaran itu masih tindak pelanggaran ringan (Tepiring) namun pihaknya akan tegas memberlakukannya.

“Bisa saja kita akan menilang SIM atau surat–surat lainnya tergantung dari jenis pelanggarannya. Bahkan bila perlu dump truck nya akan kita kandangkan jika sopir masih tetap membandel,” tegas Deswan.
Deswan juga menyampaikan, untuk meminimalisir angkutan dump truck masuk diperkotaan, pihak kata Deswan telah menempatkan sejumlah petugas dibeberapa titik di Kota Lahat, seperti di Tugu Masuk Kota Lahat, disimpang Pertamina dan simpang tiga MTQ.

“Sudah kita tempatkan sejumlah petugas dibeberapa titik untuk memantau perkembangan dump truck yang melintas di jalan perkotaan. Kami menghimbau kepada seluruh sopir untuk mentaati peraturan demi kepentingan bersama.” Imbuh Deswan (DAFRI. FR)

Bagikan
Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *