Akibat Pelaksana Galian Lalai, Dua Kendaraan Roda Empat di Kota Banjar Terperosok

15 Desember 2019 / 20:30 WIB Dibaca sebanyak: 422 kali Tulis komentar

BANJAR | BBCOM | Akibat galian lubang pekerjaan dua kendaraan roda empat terperosok, mobil tersebut masuk ke area perbaikan Gorong Gorong dan Trotoarisasi Jln. Perintis Kemerdekaan Kota Banjar (Banprov) yang dilaksanakan oleh CV. Ganjar dengan Nilai Kontrak Rp. 830.036.000 tahun 2019.

Kejadian tersebut diduga akibat perusahaan pelaksana lalai tak memasang rambu keselamatan pada pekerjaanya, sehingga mengakibatkan insiden kecelakaan mobil terprosok dalam lubang galian.

Dua mobil tersebut terperosok dalam waktu yang berbeda. Menurut Susi, Saksi mata yang melihat kejadian tersebut, saat di mintai keterangan, Minggu (15/12/2019) menurut nya Kecelakaan terjadi, Sabtu malam, 14/12/2019 saat hujan lebat.

“Pada saat hujan lebat, lampu mati dan 2 mobil banya masuk ke lubang galian proyek”, Ujarnya.

Menurut Susi, saat kejadian, Supir dari mobil tersebut menyebut bahwa seharusnya ada rambu keselamatan tapi ini tidak di pasang.

“Bahkan dia bilang, harusnya ada rambu keselamatan, tapi ini tidak ada”,jelasnya.

Menangapi hal itu, Asep 45 anggota MperJakon (Masyarakat pemerhati Jasa Kontruksi) Kota Banjar mengatakan, Dirinya sudah jauh jauh hari menyerukan agar pekerjaan tersebut di pasang rambu keselamatan.

“Harusnya, pihak pelakaana menerapkan fasilitas rambu keselamatan, baik itu pembatas meskipun pake tali Plastik, dan kalau malam hari tidak ada sama sekali lampu peringatan sebagai rambu keselamatan, jangan di biarkan, karena banyak kendaraan yang melintasi jalan tersebut”,Tadasnya.

Asep meminta kepada pihak terkait untuk segera menegur atau memerintahkan kepada pihak pelaksana agar menerapkan fasilitas keselamatan lalu lintas.

“Faktor keselamatan jangan diabaikan, dalam setiap pekerjaan itu sudah di anggarkan untuk K3, untuk managemen K3 dan keselamatan lalu lintas, kenapa tidak diterapkan”,terangnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Ciptakarya Dinas PU Kota Banjar Tanty, yang juga selaku PPK pekerjaan tersebut tidak memberikan keterangan saat di mintai tanggapan perihal kejadian tersebut melalui pesan Whatsapp.(Johan)

Bagikan
Share
BACA JUGA  Polisi Bersorban Ramaikan Pawai Tahrib di kota Banjar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *