Warga Desak DPRD dan Pemkab OKI Periksa Kondisi Jalan Suka Damai–Pedamaran I

PEDAMARAN | BBCOM – Kondisi ruas jalan penghubung Desa Suka Damai–Pedamaran I, Kecamatan Pedamaran, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan, menjadi perhatian masyarakat setempat. Warga mendesak Pemerintah Kabupaten OKI segera turun tangan melakukan pemeriksaan dan perbaikan terhadap akses jalan yang disebut belum mendapatkan penanganan memadai selama bertahun-tahun.

Persoalan tersebut bukan hanya menyangkut kondisi badan jalan, tetapi juga fasilitas pendukung keselamatan pengguna jalan. Warga melaporkan lampu penerangan jalan umum (PJU) di sepanjang jalur tersebut tidak berfungsi, sementara semak belukar mulai tumbuh di sejumlah bagian ruas jalan.

Kondisi itu dinilai berpotensi meningkatkan risiko kecelakaan, terutama bagi pengendara sepeda motor yang melintas pada malam hari. Minimnya penerangan dan kondisi lingkungan jalan yang kurang terawat juga menimbulkan kekhawatiran bagi masyarakat yang setiap hari menggunakan akses tersebut untuk aktivitas ekonomi maupun kebutuhan lainnya.

“Kami mohon dengan hormat agar Bapak Bupati dan dinas terkait turun langsung melihat kondisi jalan kami. Jangan sampai warga terus menunggu tanpa kepastian,” ujar salah seorang warga.

Selain persoalan kondisi fisik jalan, masyarakat juga mempertanyakan realisasi perhatian pemerintah terhadap pembangunan infrastruktur di wilayah Pedamaran.

Warga mengingatkan bahwa pasangan Muchendi–Supriyanto sebelumnya menjadikan pembangunan jalan dan jembatan sebagai salah satu prioritas. Karena itu, masyarakat berharap komitmen tersebut dapat diterjemahkan menjadi program pembangunan yang konkret dan dapat dirasakan langsung.

Namun, untuk memastikan sejauh mana komitmen tersebut telah masuk dalam perencanaan dan penganggaran daerah, diperlukan penelusuran terhadap dokumen program kerja pemerintah, APBD, serta realisasi kegiatan pembangunan infrastruktur di wilayah Pedamaran.

Masyarakat menilai wilayah Pedamaran juga memiliki kontribusi terhadap aktivitas perekonomian daerah. Sektor perikanan, lelang lebak lebung, peternakan, perkebunan kelapa sawit dan karet, hingga berbagai kegiatan usaha masyarakat menjadi bagian dari potensi ekonomi yang perlu didukung dengan infrastruktur memadai.

Warga tidak hanya meminta pemerintah melakukan perbaikan, tetapi juga mendesak adanya pemeriksaan langsung untuk memastikan persoalan yang selama ini dikeluhkan.

Sejumlah hal dinilai perlu mendapat penjelasan dari pemerintah daerah, di antaranya status kewenangan ruas jalan Suka Damai–Pedamaran I, kondisi teknis badan jalan, riwayat penanganan atau pemeliharaan, serta rencana alokasi anggaran perbaikannya.

Kejelasan status kewenangan menjadi penting agar tidak terjadi saling lempar tanggung jawab antarinstansi apabila ruas jalan tersebut ternyata berada di bawah kewenangan yang berbeda.

Warga juga meminta DPRD Kabupaten OKI, khususnya komisi yang membidangi pembangunan dan infrastruktur, menjalankan fungsi pengawasan dengan meninjau langsung kondisi jalan serta meminta penjelasan dari organisasi perangkat daerah (OPD) terkait.

Apabila perbaikan secara permanen belum dapat direalisasikan dalam waktu dekat, pemerintah diharapkan tidak membiarkan kondisi tersebut tanpa penanganan. Perbaikan darurat, pemangkasan semak belukar, serta pengaktifan kembali lampu penerangan jalan dinilai dapat menjadi langkah awal untuk mengurangi risiko keselamatan pengguna jalan.

“Kami tidak meminta yang macam-macam. Kami hanya mohon jalan kami layak dilalui, aman, dan ada penerangan. Itu saja,” tambah warga.

Keluhan masyarakat Desa Suka Damai tersebut menjadi pekerjaan rumah bagi pemerintah daerah untuk memastikan pemerataan pembangunan infrastruktur hingga ke wilayah kecamatan dan desa.

Persoalan ini juga membutuhkan jawaban terbuka dari instansi terkait. Pemerintah Kabupaten OKI diharapkan memberikan penjelasan mengenai penyebab belum optimalnya penanganan jalan tersebut, status kewenangannya, serta kepastian waktu penanganan.

Hingga berita ini ditayangkan,  media ini belum mendapat keterangan resmi dari Pemerintah Kabupaten OKI maupun dinas teknis terkait mengenai kondisi dan rencana perbaikan ruas jalan Suka Damai–Pedamaran I.

Masyarakat berharap keluhan tersebut tidak berhenti sebagai catatan aspirasi, melainkan ditindaklanjuti melalui pemeriksaan lapangan, perencanaan yang jelas, dan realisasi perbaikan yang dapat dipertanggungjawabkan. (pani)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *