oleh

Topeng Terlepas, Aksi Tipu-tipu SAA di Ciamis Luntur

Gambar Ilustrasi (google)

CIAMIS | BBCOM | Aksi tipu-tipu yang acap dimainkan Sari Siti Aisah (SSA) warga Cicalengka Kabupaten Bandung, luntur. Topeng yang sudah beberapa kali dimainkan remaja putri berusia 14 tahun ini, terlepas.

SSA –sebelumnya mengaku bernama Fatimah Ajahra (16) asal Malang Jawa Timur. Dalam laporannya dia mengatakan ditinggalkan ayah tirinya di Alun-alun Ciamis.

Lantaran iba penderitaan anak baru gede (ABG) direspon banyak pihak tidak terkecuai Tagana dan Dinas Sosial Ciamis.

Ketua Taruna Siaga Bencana (Tagana) Ciamis Ade Waluya mengatakan pengakuan remaja putri itu awalnya memang membuat iba banyak pihak.

Tak pelak, semua meresponnya, dengan menyebar foto remaja putri tersebutnya ke beberapa grup sosial media tidak terkecuali whatsapp.

BACA JUGA  Koswara "Bangun infrastruktur menuju Desa Mandiri"

Dari grup sosial media itulah, Ade akhirnya mendapat laporan bahwa remaja putri itu kerap datang ke beberapa daerah di Jawa Barat. Modusnya sama yakni mengaku ditelantarkan dan sering dianiaya oleh ayah tiri.

“Jadi banyak laporan dan masukan dari rekan-rekan Tagana dan TKSK, memang membenarkan dia sering ke beberapa daerah dan mengaku ditelantarkan. Kami juga sudah bertanya ke TKSK di Cicalengka dan membenarkannya juga. Mungkin dugaan modus supaya mendapat bantuan,” kata Ade seperti dikutip dari detikcom, Sabtu (1/8/2020).

Ade menyatakan pihak Dinas Sosial dan Tagana Ciamis telah mengantarkan gadis tersebut kembali ke kampungnya. Ia meminta gadis tersebut tak mengulangi perbuatannya.

BACA JUGA  Sesuai Instruksi Kadis, UPTD Kesehatan Banjaranyar Dirikan Posko Pelayanan

Kepala Bidang Pelayanan dan Rehabilitasi Sosial Yeti Rosmiati membenarkan soal modus yang dilakoni gadis tersebut. Berdasarkan hasil informasi dan penelusuran pihaknya, gadis itu beberapa kali melakukan hal yang sama di beberapa daerah.

“Berdasarkan info dari teman-teman se-Jawa Barat, orang itu sudah beberapa kali ke kabupaten lain. Ngakunya dari alamat yang berbeda. Sebetulnya orang Cicalengka. Kemarin kami membawa orang tersebut ke rumah sakit karena dia teriak-teriak dan kejang. Kini sudah dipulangkan,” ucap Yeti .(Dbs)

Komentar

Berita Terbaru