oleh

Seniman Kota Banjar Bantu Korban Bencana Palu Donggala Sulteng.

BANJAR BBCom – Peringatan Hari Pahlawan yang di laksanakan di lapangan Bhakti Taman kota Banjar, Sabtu (10/11) di tutup dengan berbagai penghargaan salah satunya penyerahan batuan untuk korban bencana Palu Donggala Sulawesi Tengah.

Penyerahan bantuan untuk korban bencana sebesar Rp 14 000,000,- yang di salurkan melalui yayasan satu untuk negeriku Tv One, di lakukan secara simbolis oleh Walikota Banjar Ade UU Sukesih dan Kordinator kegiatan penggalangan dana Edi Susanto dari perkumpulan para seniman Kota Banjar Jawa Barat.

Kordinator penggalangan dana dari perkumpulan seniman kota Banjar, Edi Susanto atau yang akrab di sapa Susan mengatakan, penggalangan dana untuk korban bencana ini dilaksanakan selama satu bulan yaitu di bulan Oktober.

Dikatakannya Kegiatan tersebut digagas oleh para pelaku seni terutama seni musik dangdut, seni tradisional sunda, seperti rampak kendang, calung dan etnik kolaborasi.

“Gagasan penggalangan dana muncul dari para seniman yang ada di kota Banjar,”ujarnya

Dia menambahkan, dana yang terkumpul dari hasil para seniman menggelar berbagai kegiatan, diantaranya di Taman kota, Halaman Pajajaran, Baninza 

,Alun Alun Langensari Banjar dan Lapang Desa di daerah Rancah kabupaten Ciamis.

 Masih menurut Susan, harapan dari kegiatan penggalangan dana ini adalah kebersamaan persatuan dan kesatuan para seniman yang tergabung dalam Perkumpulan Semiman Banjar akan tetap terjaga.

“Rasa kebersamaan, persatuan dan kesatuan akan tetap terjaga di kalangan para seniman, selain menunjukan bahwa orang seni yang ada di kota Banjar, bisa berekspresi sambil menunjukan rasa simpati bagi saudara saudara kita yg sedang terkena musibah bencana,”Ungkap Susan

Kepedulian para seniman yang ada di kota Banjar patut di acungi jempol, pasalnya selain berekpresi lewat seni ternyata mereka juga punya rasa kepedulian terhadap para korban bencana.

“Semoga apa yang telah kami lakukan bisa bermanfaat dan meringankan beban mereka para korban bencana,” Pungkas Susan (Johan)

Komentar