oleh

Samsat Sumedang Terus Sosialisasi Program Bebas BBNKB dan PKB Tahun 2018 Kepada Masyarakat

SUMEDANG BBCom-Untuk menyukseskan program bebas BBNKB dan PKB tahun 2018. Samsat Sumedang terus melakukan sosialisasi ke media massa, elektronik dan media cetak. Tidak hanya sosialisasi ke berbagai media, pihak Samsat Sumedang juga terus koordinasi dengan pihak Pemerintah Daerah “waktu itu saya sudah bertemu dengan PLT Bupati Sumedang pak Sumarwan untuk lapor mengenai program tersebut, karna memang itu ada bagi hasil untuk Pemerintah Kabupaten Sumedang 30% sehingga bisa dinikmati Pemprov Jabar” ujar Kepala Cabang Samsat Sumedang Ateng Kusnandar Adisaputra pada BBCom diruang kerjanya Kamis 12 Juli 2018.

Selain koordinasi dengan pihak Pemerintah Kabupaten Sumedang, ia juga berkoordinasi dengan berbagai SKPD bahkan Bupati akan mengeluarkan surat edaran untuk mendukung program tersebut. Kemudian dukungan dari bank BJB memberikan spanduk, sehingga program bebas BBNKB dan PKB ini sudah menyebar luas di masyarakat.

Dari awal program ini digulirkan, menurutnya lebih banyak kendaraan roda 2 ketimbang roda 4 “diminggu ke 2 ini CPA nya sudah mencampai 76, 20% untuk kendaraan roda 4, 113 dan untuk roda 2, 1088” ujarnya

Ia juga menyarankan kepada masyarakat yang mau mengurus pajak tahunannya, bisa melalui Samsat outlet, Samling, Samdong, Samdes dan Samsat online “jadi tidak harus ke Samsat induk” ujarnya

Mengenai sarana dan prasarana menurutnya tidak ada penambahan, baik kursi maupun tenda “karna tidak memungkinkan kalau mau di pasang tenda, nanti yang ada malah tambah sempit. Dan untuk Kendaraan roda 4 yang akan di cek fisik seperti truk maupun Kendaraan lainnya,
jadi kita atur untuk sementara menggunakan bahu jalan, prioritas di dalam hanya untuk roda 2, karna area lahan parkir kita tidak memungkin untuk roda 4, tapi kita sudah koordinasi dengan pihak Dishub, dan pihak Dishub pun mendukung” katanya

Ateng menghimbau kepada masyarakat agar bisa mafaatkan program ini dengan baik-baiknya “karna tidak setiap tahun ada program seperti ini, biasa nya 2 tahun sekali” tegasnya (Sugianto)

Komentar