POR DPRD Kabupaten Bandung 2026, Upaya Mempererat Kebersamaan dan Soliditas Anggota Dewan

KABUPATEN BANDUNG | BBCOMPekan Olahraga (POR) DPRD Kabupaten Bandung Tahun 2026 secara resmi dibuka pada Senin (27/1/2026) di kawasan SOR Jalak Harupat, Soreang, Kabupaten Bandung, pada era kepemimpinan Ketua DPRD Kabupaten Bandung Hj. Renie Rahayu Fauzi. Kegiatan ini merupakan POR DPRD kedua, setelah sebelumnya pertama kali diselenggarakan pada tahun 2025.

Dengan motto “Jiwa Raga Sehat Kinerja Meningkat” POR DPRD tahun ini yang akan berlangsung dari tgl. 26 Januari – 4 Februari 2026 mempertandingkan empat Cabang Olah Raga (Cabor) yakni tenis meja, futsal, buku tangkis dan bola volley, memperebutkan piala begilir ketua DPRD Kabupaten Bandung.

Dikatakan oleh Ketua DPRD Kabupaten Bandung Hj. RenieRahayu Fauzi, kegiatan POR merupakan upaya mempererat kebersamaan dan silaturahmi antara anggota legislatif ditengah agenda kinerja dewan yang cukup padat. “Pada kegiatan ini akan diikuti oleh  seluruh anggota dewan dari Komisi A, B, C,dan D. Kegiatan pertandingan akan dilaksanakan secara serius meskipun tidak memandang siapa yang menang dan kalah tetapi lebih menitik beratkan kepada kebersamaan, kebugaran dan hiburan ditengah padatnya bebagai program kerja dan agenda dewan. Karenanya kegiatan ini diharapan menjadi sarana untuk penyegaran sekaligus meperkuat soliditas antar anggota dewan Kabupaten Bandung,” papar Hj. Renie.

“Anggota DPRD yang sehari hari agendanya padat, dapat melepas penat melalui pertandingan yang penuh tawa karena pelaksanakaan pertandingan bukan merupakan kompetisi profesional tetapi lebih ke ajang silaturami,” kata Hj Renie.

Ditegaskan oleh Hj. Renie, POR DPRD Kabupaten Bandung tahun 2026 tidak menggunakan anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tetapi sepenuhnya dibiayai dari iuran pimpinan dan anggota dewan. Hal ini dilakukan dengan tujuan POR DPRD tidak membebani keuangan daerah. “Pada tahun ini kegiatan POR DPRD berbeda dengan POR tahun lalu. Tahun ini tidak melibatkan peserta dari sekretariat dewan. Sekretariat dewan hanya terlibat didalam pelaksanaan kepanitiaan sedangkan untuk wasit melibatkan Dinas Pemudadan Olahraga (Dispora) Kabupaten Bandung. Keterlibatan  Dispora sebagai wasit agar pertandingan bejalan lebih fair,” papar Hj. Renie

Ditegaskannya, melalui semangat kebersamaan dan kompetisi yang sehat, kegiatan POR diharapkan mampu menumbuhkan nilai nilai sportifitas, soliditas serta semangat kerja yang positif. “Dengan tubuh yang sehat dan jiwa yang kuat, DPRD Kabupaten Bandung berupaya terus meningkatkan kualitas kinerja dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat”. (teddy)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *