“Pesona Keunikan dari Tana Toraja”

19 Mei 2019 / 18:15 WIB Dibaca sebanyak: 194 kali 1 Komentar

Sudahkah kamu mengenal Tana Toraja? Masih banyak orang yang belum tahu bahwa Tana Toraja bukan hanya terkenal karena pesona alamnya yang masih terjaga, tetapi juga menyimpan daya tarik tersendiri.

Tana Toraja sendiri merupakan kabupaten yang terletak di provinsi Sulawesi Selatan.  Jaraknya sekitar 320 km dengan transportasi darat dari kota Makassar. Dengan masyarakatnya yang menganut Austronesia asli dan tinggal di pegunungan.

Banyak keindahan alam yang bisa kita nikmati di Tana Toraja. Selain unik, kondisi alam di sana juga masih sangat terjaga. Misalnya saja, Kampung Lolai “Negeri di atas Awan” khas Tana Toraja. Di tempat ini kita bisa merasakan secara langsung mengijak tanah, tetapi berada di atas awan. Menakjubkan bukan?

Sumber foto : instagram.com/adriyanto_djan

Berada di tengah-tengah masyarakat Toraja Anda juga akan melihat cerminan orang Indonesia yang ramah dan juga murah senyum. Jika berlibur ke sana, Anda akan disambut dengan senyuman dan diizinkan tinggal di rumah-rumah penduduk setempat.

Sumber foto :  lewi-junardi.mywapblog.com

Selain keramahtamahan masyarakat di sana, Anda akan terpesona dengan kepercayaan mereka terhadap tradisi penghormatan bagi orang yang telah meninggal. Masyarakat di sana percaya bahwa upacara pemakaman tanpa Rambu Solo’ belumlah sempurna.

Rambu Solo’ adalah bentuk penyempurnaan roh agar terhindar dari predikat “orang sakit” dengan memperlakukannya seperti orang yang masih hidup. Tradisi ini biasa dilakukan setiap bulan Juni, Juli, dan juga Desember.

Sumber foto : Kompas.com(AFP PHOTO/GOH CHAI HIN)

Jika berkesempatan melihat langsung upacara ini, Anda akan melihat bagaimana orang yang sudah meninggal dibaringkan di atas tempat tidur dengan berbagai macam sajian, seperti rokok, makanan dan juga minuman.

Hal unik lain dari tradisi ini adalah penyelenggaraannya berupa pesta besar yang bisa dilakukan satu hingga tujuh malam dengan menyembelih puluhsn ekor kebau dan juga babi sesuai dengan strata sosial masyarakat Toraja.

Jika yang meninggal adalah orang kaya bisa menyembelih 24-100 ekor kerbau. Namun, kalau orang biasa saja atau golongan menengah cukup menyembelih 24 ekor kerbau dan 50 ekor babi. Jumlah yang fantastis, bukan?

Alasan mengapa masyarakat di sana lebih memilih kerbau sebagai kurban untuk upacara penghormatan,  karena mereka percaya bahwa arwah kerbau bisa menjadi kendaraan bagi orang yang telah meninggal menuju ke nirwana (Surga). Itulah beberapa pesona unik dari Tanah Toraja, Sulawesi Selatan. Semakin tertarikkah Anda untuk mengunjunginya?

Penulis :Vica Nurul Aini (Politeknik Negeri Jakarta)

Sumber referensi :

https://foto.kompas.com/photo/detail/2018/11/09/154175241700f/1/Rambu-Solo-Upacara-Pemakaman-Khas-Toraja-yang-Tersohor#&gid=1&pid=1

https://www.pegipegi.com/travel/tana-toraja-potret-tradisi-budaya-yang-melegenda/

http://beritamks.com/5-tempat-wisata-keren-di-tana-toraja-yang-mendunia/

https://belajar.kemdikbud.go.id/PetaBudaya/Repositorys/tana_toraja/

https://www.yuktravel.com/trip-ideas-di-indonesia/kekayaan-tana-toraja?id=1006658

Bagikan
Share

1 Komentar

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *